Ekonomi

3.006 Penumpang Melintasi Stasiun Pasarnguter, Dampak ke Ekonomi Lokal

Bagikan:
Penumpang menunggu kereta di Stasiun Pasarnguter Sukoharjo

Stasiun Pasarnguter di Kabupaten Sukoharjo melayani 3.006 penumpang pada periode pelaporan yang dirilis Jumat, 26 Juni 2026. Jumlah itu terdiri atas 1.805 penumpang naik dan 1.201 penumpang turun, menggunakan layanan KA Batara Kresna dengan tarif terjangkau sebesar Rp4.000. Stasiun kecil ini menghubungkan Solo Raya dengan sentra jamu tradisional di Kecamatan Nguter, sehingga berperan dalam memperkuat konektivitas dan ekonomi lokal.

Rincian layanan dan mobilitas

Data manajemen PT Kereta Api Indonesia menunjukkan bahwa layanan angkutan kereta di Stasiun Pasarnguter diminati oleh warga setempat, pedagang, dan wisatawan. Tarif murah dan kedekatan stasiun dengan pusat aktivitas membuat moda ini menjadi pilihan praktis bagi perjalanan harian maupun akhir pekan.

Peran stasiun terhadap ekonomi lokal

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan posisi strategis stasiun bagi aktivitas masyarakat Nguter. Ia menyebut stasiun sebagai simpul yang memudahkan perputaran ekonomi mikro.

Stasiun Pasarnguter memiliki karakter yang sangat kuat karena terhubung dengan kehidupan masyarakat Nguter. Di sekitar stasiun, ada pasar jamu, perajin, pedagang, keluarga, dan wisatawan yang semuanya menjadi bagian dari perputaran ekonomi daerah.

KAI ingin layanan kereta api hadir dekat dengan kebutuhan masyarakat seperti ini.

Anne menambahkan bahwa keberadaan stasiun membuat pedagang lebih mudah bepergian, memberi keluarga opsi transportasi terjangkau, dan mempermudah wisatawan menjangkau destinasi budaya lokal. Hal ini menunjukkan peran kereta api dalam membuka akses ekonomi skala mikro.

Data demografi dan produksi unggulan

Pihak KAI merilis data yang menggambarkan kondisi demografi dan produksi wilayah Kecamatan Nguter. Kecamatan ini tercatat memiliki total penduduk 56.015 jiwa pada 2025, dengan 37.997 orang berada di usia produktif. Beberapa komoditas pertanian yang menonjol di kawasan itu antara lain:

  • Kunyit: 287.500 kilogram
  • Cabai rawit: 1.240 kuintal
  • Mangga: 13.530 kuintal

Potensi budaya lokal juga diperkuat lewat pengakuan UNESCO pada 2023, yang turut mendukung daya tarik wisata dan ekonomi berbasis budaya di daerah tersebut.

KAI dan upaya peningkatan layanan

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas pelayanan di Stasiun Pasarnguter agar tetap aman, nyaman, dan mudah diakses.

KAI akan terus menjaga layanan di Stasiun Pasarnguter agar tetap aman, nyaman, dan mudah diakses. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kereta api untuk menikmati perjalanan akhir pekan, mengenal potensi daerah, serta mendukung ekonomi warga Sukoharjo.

Dengan posisi strategis dan data demografis serta produksi lokal yang kuat, Stasiun Pasarnguter berpotensi terus menjadi penggerak mobilitas dan perekonomian mikro di wilayah Nguter jika dukungan layanan dan pemanfaatan masyarakat terus meningkat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait