KAI Services Tukar Sampah 57 Keluarga di Pasar Gaplok
KAI Services membagikan paket sembako kepada 57 kepala keluarga di sekitar Pasar Gaplok, Senen, Jakarta Pusat. Kegiatan penukaran sampah organik dengan sembako berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, sebagai upaya membersihkan lingkungan dan mengurangi sampah rumah tangga.
Pelaksanaan dan kerja sama
Program dilaksanakan oleh unit Cleaning Resclean KAI Services. Mereka juga menggandeng Kepul, lembaga pengelola sampah daur ulang, untuk proses pengumpulan dan pengolahan limbah.
Acara dimulai pagi hari di kawasan Pasar Gaplok. Warga membawa karung berisi botol bekas dan sampah organik untuk ditukar dengan paket bahan pokok.
Antusiasme warga dan mekanisme penukaran
Antrean warga terlihat sejak pagi. Setiap keluarga menyerahkan sampah rumah tangga sebagai imbalan paket sembako.
Manajemen KAI Services merilis evaluasi kegiatan pada Jumat, 26 Juni 2026. Mereka menyebut kegiatan ini juga bagian dari aksi bersih-bersih lintas jalur stasiun.
Selain kegiatan bersih-bersih lintas mulai dari Stasiun Pasar Senin hingga Stasiun Gang Sentiong, KAI Services melalui Rescleaning juga melakukan aksi nyata untuk mengurangi sampah di lingkungan warga dengan penukaran sampah organik dengan paket sembako. Kami berharap, dari kegiatan ini warga memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan seperti ke pinggiran rel kereta api karena dapat mengganggu keamanan perjalanan kereta.
— Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services
Dampak langsung bagi warga
Warga menyambut positif program ini. Mereka menilai penukaran barang bekas menjadi sembako membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi volume sampah di lingkungan.
KAI Services sering-sering aja buat kegiatan seperti ini, karena biar warga bisa mengurangi sampah rumah tangga di rumah dan bisa menukarkan sampahnya dengan sembako yang bermanfaat.
— Santi, warga setempat
Tujuan jangka panjang dan penutup
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar rel kereta. Selain menjaga kebersihan, program juga mendukung upaya keselamatan operasional kereta api.
Ke depan, KAI Services menyatakan kemungkinan memperluas program serupa ke wilayah lain jika respons masyarakat tetap tinggi. Program ini menunjukkan sinergi antara upaya lingkungan dan bantuan sosial yang konkret.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.