Kategori Masyarakat untuk 4 Jalur Seleksi SPMB Jakarta 2026
Ringkasan: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menetapkan empat jalur utama seleksi SPMB Jakarta 2026: Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi. Aturan sebagian besar mengikuti ketentuan tahun sebelumnya; calon siswa diminta menyiapkan dokumen sejak dini.
Empat jalur seleksi
Keempat jalur itu memberikan jalur masuk berbeda sesuai kondisi siswa. Jalur Domisili mengutamakan kedekatan alamat. Jalur Prestasi diperuntukkan bagi siswa berprestasi akademik, dengan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi faktor penentu. Jalur Afirmasi ditujukan bagi penerima bantuan dan kartu sosial tertentu. Jalur Mutasi membuka akses bagi anak pegawai yang harus pindah tugas.
Rincian kategori per jalur
Jalur Domisili: Ketentuan mengikuti pola tahun sebelumnya. Untuk jenjang SMA dan SMP, penerimaan menggunakan prioritas 1 hingga 3. Untuk SD ada dua prioritas. Di SMK, aturan domisili tidak berlaku.
"Sama untuk domisili, kalau di SMA/SMP itu menggunakan prioritas, jadi prioritas satu, prioritas dua, prioritas tiga. Kalau di SMK tidak ada domisili, kalau yang SD itu ada dua prioritas," ujar Aid Sasmita.
Jalur Afirmasi: Masih mengakomodasi kelompok penerima bantuan. Kelompok yang dapat mencoba jalur ini antara lain pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), penerima Program Indonesia Pintar (PIP), anak pengemudi Jaklingko, dan anak pemegang Kartu Pekerja Jakarta (KPJ). Untuk SD kemungkinan ada tambahan untuk pemegang Kartu Anak Jakarta (KAJ), namun cakupannya kecil.
"Jalur afirmasi masih sama, ada penerima KJP, penerima PIP, terus anak dari pengemudi Jaklingko, kemudian anak KPJ. Mungkin, SD ada tambahan untuk pemegang Kartu Anak Jakarta (KAJ), tapi itu kayaknya sedikit," ucap Aid Sasmita.
Jalur Mutasi: Disediakan bagi putra-putri pegawai yang harus pindah daerah karena penugasan dinas. "Sementara untuk jalur mutasi masih sama. Jadi kita mengakomodir orang tua yang pindah tugas, kita kasih peluang untuk menggunakan jalur mutasi," tambah Aid Sasmita.
Persiapan dan catatan akhir
Dinas Pendidikan DKI mengimbau masyarakat menyiapkan dokumen persyaratan lebih awal agar pendaftaran berjalan lancar. Calon siswa disarankan meninjau ketentuan tiap jalur dan menyiapkan bukti pendukung sesuai kategori yang dipilih.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...