Istiqlal Siapkan Salat Iduladha 27 Mei 2026: Jadwal & Tema
Masjid Istiqlal Jakarta menyiapkan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB. Tema yang diusung tahun ini adalah Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan. Jamaah dapat mengikuti tanpa pendaftaran dan diperkenankan masuk kawasan masjid sejak pukul 03.30 WIB.
Jadwal, lokasi, dan akses masuk
Pelaksanaan Salat Iduladha akan digelar di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta. Panitia mengumumkan salat dimulai pukul 07.00 WIB, sementara akses ke area masjid dibuka lebih awal agar jamaah dapat menata tempat dan tata tertib protokol. Informasi resmi juga disampaikan melalui akun Instagram resmi masjid.
Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat mengecek pengumuman resmi di akun Instagram Masjid Istiqlal. Panitia mengimbau jamaah datang lebih awal agar tidak mengganggu kelancaran ibadah.
Tema dan pesan Kementerian Agama
Tema Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan dipilih sejalan dengan program Kementerian Agama yang mengangkat konsep ekoteologi dan teologi cinta. Menurut Menteri Agama, nilai kurban tahun ini hendak menegaskan perhatian pada lingkungan sekaligus kemanusiaan.
“Tahun ini terutama dalam khutbah nanti adalah spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan. Ini sejalan dengan tema-tema besar Kementerian Agama tentang ekoteologi dan teologi cinta,” kata Menag di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Menag berharap tema tersebut menjadi inspirasi untuk penguatan kepedulian sosial dan lingkungan dari khatib dan masyarakat Muslim secara umum.
Ketentuan bagi jamaah
Pengelola Masjid Istiqlal mengeluarkan beberapa ketentuan agar pelaksanaan berjalan tertib dan nyaman. Jamaah diminta menaati aturan sederhana dan membawa perlengkapan pribadi bila perlu.
- Jamaah diimbau datang lebih awal sebelum pelaksanaan salat yang dimulai pukul 07.00 WIB.
- Wajib mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat selama mengikuti ibadah.
- Disarankan membawa perlengkapan dan alas salat pribadi masing-masing.
- Bawalah kantong plastik untuk menyimpan sandal atau sepatu pribadi.
- Bawa barang seperlunya untuk mendukung kenyamanan selama ibadah.
- Jaga dan awasi barang bawaan pribadi setiap saat.
- Seluruh jamaah diharapkan menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan ibadah.
Catatan penyelenggaraan dan penutup
Pengelola menekankan pentingnya ketertiban dan gotong royong selama pelaksanaan. Dengan tema yang menitikberatkan pada lingkungan dan kemanusiaan, penyelenggara berharap momentum Iduladha menjadi ruang penguatan solidaritas sosial.
Jamaah dan pengunjung yang berencana hadir disarankan memantau pengumuman lanjutan melalui kanal resmi masjid untuk detail teknis hari-H dan informasi kelengkapan ibadah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...