Saint-Étienne Ditahan Nice 0-0 di Leg Pertama Playoff
Saint-Étienne bermain imbang 0-0 melawan OGC Nice pada leg pertama playoff degradasi. Pertandingan digelar di Stade Geoffroy-Guichard, Rabu malam, 27 Mei 2026. Hasil ini membuat laga penentu di leg kedua semakin krusial.
Ringkasan pertandingan
Pertandingan berjalan hati-hati sejak awal dan kedua tim kesulitan mencetak peluang bersih. Sepanjang laga, tidak ada tembakan yang tercatat sebagai on target untuk kedua tim. Kualitas penyelesaian jadi faktor penentu sehingga skor tetap 0-0 hingga peluit akhir.
Jalannya pertandingan
Nice tampil waspada karena terancam degradasi ke Ligue 2, padahal mereka sempat bermain di Liga Champions pada awal musim. Tuan rumah memberi perlawanan taktis dan lebih sering menginisiasi serangan di babak kedua.
Peluang pertama datang dari umpan silang Irvin Cardona, tetapi kiper Saint-Étienne, Yehvann Diouf, mudah mengamankan bola. Morgan Sanson kemudian mencoba dengan tendangan voli keras, namun bola melambung jauh dari sasaran.
Momen krusial dan VAR
Wasit Benoit Bastien sempat meninjau tayangan ulang terkait sebuah pelanggaran yang awalnya menghasilkan tendangan bebas. Setelah pemeriksaan VAR, keputusan tendangan bebas itu dibatalkan. Keputusan ini membuat tensi naik, tetapi tak mengubah skor.
Cedera pemain dan perubahan taktik
Nice kehilangan Hicham Boudaoui akibat cedera pada menit ke-11. Pemain itu terpaksa ditarik keluar lebih cepat dari rekan setimnya, yang memengaruhi opsi lini tengah Nice.
Memasuki babak kedua, Saint-Étienne tampil lebih agresif. Zuriko Davitashvili beberapa kali merepotkan pertahanan lawan, dan Augustine Boakye hampir memecah kebuntuan lewat tendangan voli yang hanya tipis melayang di atas mistar.
Saint-Étienne tampil lebih berani pada babak kedua pertandingan. Namun, penyelesaian akhir mereka masih belum maksimal.
Implikasi dan jadwal leg kedua
Hasil 0-0 membuat leg kedua di Allianz Riviera pada Sabtu mendatang menjadi penentu siapa yang berhak bertahan di Ligue 1 musim depan. Kedua tim harus memperbaiki penyelesaian akhir jika ingin mengamankan posisi tersebut.
Kondisi cedera Boudaoui akan menjadi salah satu perhatian tim tamu menjelang laga penentuan. Sementara itu, Saint-Étienne berharap memanfaatkan momentum dukungan suporter saat menyerang di laga tandang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...