Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir, tapi Lembaran Baru bagi ASN
Medan, 7 Oktober 2025 — Wali Kota Medan Rico Waas mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas bahwa pensiun bukan akhir pengabdian, melainkan kesempatan membuka lembaran baru untuk berkarya bagi keluarga dan masyarakat.
Inti pesan saat pembekalan
Pernyataan itu disampaikan saat membuka "Pembekalan PNS yang Akan Memasuki Purna Tugas Tahun 2025" di Hotel LePolonia, Rabu (7/10). Rico menegaskan, berakhirnya masa kerja sebagai ASN tidak menghilangkan nilai dan manfaat seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pensiun atau purna tugas bukan berarti kita tidak lagi berarti, tidak lagi dipedulikan, atau tidak lagi memiliki manfaat. Sebagai manusia, kita ini sangat berharga,”
Modal pengalaman sebagai aset
Rico menilai ASN yang pensiun justru membawa modal besar berupa pengalaman puluhan tahun. Ia mendorong peserta membangun aktivitas baru berdasar minat dan kemampuan masing-masing.
Beberapa opsi yang disebut antara lain berkebun, beternak, usaha kuliner, budidaya tanaman hias, dan membuka les privat. Selain itu, ia menyarankan pengalaman profesional dapat dibagikan melalui kegiatan edukasi atau bahkan menjadi konten kreator.
“Pengalaman Bapak dan Ibu sangat luar biasa. Pahit, manis, asin yang sudah dirasakan dalam hidup adalah pengalaman yang tidak ternilai. Bekal Bapak dan Ibu sebenarnya sudah sangat lengkap,”
Waspadai post-power syndrome
Wali Kota juga mengingatkan agar calon pensiunan tidak terjebak pada post-power syndrome atau sindrom pasca-kekuasaan. Salah satu tanda yang disebutnya adalah terlalu sering membicarakan masa lalu, terutama jabatan yang pernah dipegang.
“Kalau kita terus bicara tentang dulu, lama-lama kita akan tersangkut di titik tersebut. Kita tidak maju-maju. Karena bicara dulu itu mundur. Maka, marilah kita lebih banyak membicarakan sekarang dan masa depan,”
Persiapan praktis dan harapan
Rico mengajak calon pensiunan mempersiapkan masa purnatugas dengan optimisme, menjaga kesehatan, dan memberi perhatian lebih kepada keluarga. Ia menekankan purnatugas dapat menjadi waktu untuk menikmati hidup bersama keluarga dan cucu.
“Purnatugas adalah membuka lembaran baru. Lembaran baru itu dimulai dengan penulisannya. Buatlah hal-hal yang menyenangkan,” ujarnya, seraya berharap ASN tetap aktif dan berkontribusi bagi Kota Medan.
Acara pembekalan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Medan melalui BKDPSDM. Pesan pemerintah kota jelas: pengalaman abdi negara masih sangat dibutuhkan dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat, sehingga transisi menuju purnatugas harus dipersiapkan secara matang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas Perintahkan Pembangunan Ulang Rumah Cici di Belawan
Wali Kota Medan tinjau rumah tidak layak huni di Belawan dan perintahkan pembangunan ulang rumah Cici Herlia...
Wali Kota Minta Bapenda Percepat Realisasi Pajak Daerah Medan
Wali Kota Medan minta Bapenda kerja agresif dan terukur setelah realisasi pajak daerah 64,54% dari target Rp...
Pemko Medan Gelar Apel Kendaraan Dinas, Tekankan Perawatan dan Pajak
Pemko Medan menggelar apel kendaraan dinas di Lotte Grosir, menekankan perawatan aset dan kepatuhan pembayar...
Pemko Binjai Terima Studi Banding Pengelolaan Tenaga Ahli
Pemko Binjai menerima studi banding Pemko Tebing Tinggi (7/10) terkait pengelolaan tenaga ahli untuk bertuka...
Samosir Jadi Kuota Terbesar Pengembangan Bawang Putih Sumut 2027
Samosir mendapat alokasi terbesar pengembangan bawang putih Sumut 2027, siap perluas sampai 2.000 ha dengan...
Pencanangan Titik Nol Langkat: Komitmen Pemerataan Pembangunan
Plt Bupati Langkat mencanangkan titik nol di Pematang Jaya dan menyalurkan puluhan bantuan untuk percepat pe...