Residivis 41 Tahun Ditangkap di Pematangsiantar Bawa Sabu & Ganja
Pematangsiantar — Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang residivis berinisial S (41) pada Selasa, 14 Juli pukul 23.00 WIB di Jalan Sisingamangaraja depan Gereja HKBP Sukadame, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara. Penangkapan dilakukan setelah mendapat informasi masyarakat terkait kepemilikan narkotika di lokasi tersebut.
Penangkapan dan penelusuran
Kasat Resnarkoba AKP Irwanta Sembiring menyebutkan tim melakukan penyelidikan dan menemukan S berdiri di pinggir jalan sebelum ditangkap. S merupakan warga Jalan Bola Kaki Bawah, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat dan tercatat sebagai residivis narkotika.
Barang bukti yang disita
Petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika serta barang terkait. Barang bukti yang diamankan antara lain:
- Satu bungkus rokok dari dashboard sepeda motor Yamaha Mio putih BK 1148 NY berisi dua paket ganja seberat 2,50 gram yang dibungkus kertas coklat.
- Satu bungkus rokok kecil yang di dalamnya paket plastik klip berisi sabu seberat 1,39 gram yang dibalut tisu, ditemukan di atas tanah tidak jauh dari posisi S.
- Satu unit telepon genggam merek Vivo warna hitam yang diambil dari tangan S.
Pengakuan tersangka dan proses hukum
Dalam pemeriksaan awal, S mengaku pemilik barang bukti sabu dan ganja. Ia menyatakan memperoleh sabu dari seorang pria berinisial D, yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan petugas. Serta merta S dibawa ke ruangan Sat Resnarkoba untuk penyidikan lanjutan.
"Saat ini S sudah dalam penahanan guna memprosesnya dengan mempersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-undang (UU) No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana,"
Pernyataan tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba AKP Irwanta Sembiring mengenai status hukum S. Penyidikan dilanjutkan untuk mengusut peran pelaku lain termasuk pria berinisial D yang disebut tersangka.
Penangkapan ini menegaskan upaya aparat kepolisian setempat dalam menindak peredaran narkotika di kota tersebut dan melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...