Akademisi UMP Nilai Prabowo Paham Kebutuhan Rakyat
Akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP)Sarasehan Kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jumat, 26 Juni 2026. Penilaian disampaikan usai acara yang diikuti sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri dan swasta.
Penilaian akademisi terhadap Presiden
Konsultan Bendahara UMP, Dwi Evi Puspitawati, mengatakan paparan Presiden menunjukkan pemahaman mendalam tentang kondisi nasional dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurut Dwi, gaya kepemimpinan Prabowo bersifat merakyat dan dekat dengan masyarakat.
"Presiden Prabowo Subianto sangat merakyat dan memahami kondisi Indonesia serta kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia. Beliau juga memiliki keinginan kuat untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh pelosok Indonesia," ujar Dwi.
Dwi menilai kedekatan pemimpin dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan nasional.
Respons serupa dari pihak humas UMP
Konsultan Humas UMP, RA Lindrayeni, memberikan penilaian sejalan. Ia menekankan kepedulian Presiden terhadap masyarakat kecil dan penghargaan terhadap sejarah bangsa.
"Bapak Prabowo sangat merakyat dan sangat peduli terhadap kehidupan masyarakat kecil di seluruh Indonesia. Beliau juga sangat menghargai sejarah bangsa dan tidak pernah melupakan perjalanan panjang Indonesia," kata Lindrayeni.
Lindrayeni menyatakan nilai-nilai tersebut bisa memperkuat optimisme publik terhadap arah pembangunan ke depan.
Detail acara dan peserta
Sarasehan Kebangsaan mengusung tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia" dan digelar berbarengan dengan KSTI 2026. Acara ini dihadiri tokoh akademik termasuk rektor, dekan, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi.
Para peserta mendapat kesempatan mendengarkan paparan, berdiskusi, dan memberikan masukan terkait strategi pembangunan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Harapan akademisi dan penutup
Akademisi UMP menyampaikan harapan agar Presiden diberikan kesehatan dan kekuatan untuk memimpin bangsa menghadapi tantangan pembangunan.
"Semoga beliau tetap sehat dan kuat menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia tercinta. Semangat Pak Presiden, kami akan terus mendukung upaya mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," ujar para akademisi.
Penilaian positif dari akademisi UMP menyoroti pentingnya kepemimpinan yang memahami kebutuhan rakyat sebagai faktor pendukung keberhasilan kebijakan publik dan pembangunan jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KPAI Minta Pengawasan Ketat untuk Program MBG 3B
KPAI mendesak pengawasan ketat pada Program MBG 3B agar makanan untuk bumil, busui, dan balita aman, bermutu...
Pemerintah Targetkan Revisi UU LLAJ Rampung 2026
Pemerintah menyerahkan 1.200 DIM RUU LLAJ ke DPR dan menargetkan revisi diselesaikan pada 2026 agar dapat di...
Kemensos Buka Kanal WhatsApp untuk Pengaduan Sekolah Rakyat
Kemensos membuka kanal WhatsApp 0887-7171-171 pada 29 Sept 2026 untuk pengaduan Sekolah Rakyat, terbuka bagi...
Indonesia Jajaki Pengalaman India untuk Bangun Infrastruktur Publik Digital
Indonesia menjajaki pengalaman India membangun infrastruktur publik digital untuk integrasi layanan, kata Wa...
Kemacetan Pelabuhan Ketapang: ODOL, Demo, dan Solusi Bersama
Kemacetan di akses Pelabuhan Ketapang disebabkan ODOL, antrean Pelindo, dan demonstrasi; solusinya butuh pen...
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...