Prabowo Tegaskan Danantara Jaga Uang Rakyat di Kebumen
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengelolaan Danantara agar uang rakyat tidak bocor saat membuka Panen Raya Udang Vaname ke-8 di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026. Dalam sambutan, Presiden menyebut nama Wakil Kepala Danantara, Dony Oskaria, dan meminta seluruh jajaran menjaga aset negara yang dikelola lembaga itu.
Pesan langsung kepada pimpinan Danantara
Pada acara tersebut Presiden secara tegas mengingatkan pejabat Danantara untuk bertanggung jawab atas pengelolaan kekayaan negara. Ia memanggil nama Dony Oskaria dan memberi instruksi agar dana negara tidak disalahgunakan.
"Pak Doni... Pak Doni Oskaria ya, Wakil Kepala Badan BUMN, yang urus BUMN dan juga Wakil Kepala Danantara. Pak Doni sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu ya,"
Permintaan itu ditujukan tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga ke seluruh staf yang mengelola aset negara melalui lembaga tersebut.
Definisi dan tujuan Danantara
Presiden menjelaskan bahwa Danantara adalah dana kedaulatan yang disiapkan untuk masa depan generasi berikutnya. Menurutnya, nama itu merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara, yang bermakna kekuatan masa depan bangsa.
"Danantara itu adalah dana kedaulatan kita. Danantara itu singkatan Daya Anagata Nusantara, daya artinya energi, kekuatan, Anagata, masa depan,"
Pernyataan ini menegaskan fungsi strategis Danantara sebagai penopang kesejahteraan jangka panjang bagi anak dan cucu bangsa.
Skala aset dan imbauan pengelolaan
Presiden menyebutkan skala aset yang dikelola oleh Danantara sangat besar. Ia merinci bahwa pengelolaan mencakup sekitar 1.040 BUMN dan nilai asetnya mendekati angka satu triliun dolar AS.
Dengan nilai sebesar itu, Presiden meminta tata kelola yang profesional dan pengawasan ketat. Ia menekankan bahwa kesalahan pengelolaan berisiko menyebabkan hilangnya kekayaan negara.
Implikasi dan langkah ke depan
Imbauan Presiden mengisyaratkan kebutuhan penguatan mekanisme akuntabilitas dan transparansi di internal Danantara. Pengawasan lebih ketat dan praktik pengelolaan profesional dinilai penting untuk mencegah kebocoran dana publik.
Dengan pernyataan ini, perhatian publik dan pengawas anggaran diperkirakan akan tertuju pada langkah-langkah konkret yang diambil Danantara untuk menjamin perlindungan aset negara.
Berita Terkait
REI: Tenor KPR 40 Tahun Buka Akses Rumah untuk Pekerja Informal
REI dukung tenor KPR 40 tahun untuk memperluas akses rumah subsidi bagi pekerja informal; cicilan diperkirak...
KAI Services Sosialisasi Pencegahan Fraud di Yogyakarta
KAI Services gelar sosialisasi pencegahan fraud di Yogyakarta untuk perkuat integritas dan perkenalkan Whist...
Pelanggan Stasiun Lawang Naik 21,67% pada Awal 2026
Pelanggan Stasiun Lawang naik 21,67% pada awal 2026, memperkuat konektivitas dan mobilitas produktif di Mala...
Perluas Sentra Budidaya, Prabowo Genjot Ekspor Perikanan
Presiden Prabowo akan memperluas sentra budidaya perikanan dengan proyek BUBK di Kebumen dan rencana lahan r...
BI: Penyaluran Kredit UMKM Menurun, KUR Tumbuh Pesat
BI catat penurunan kredit UMKM hingga April 2026; NPL meningkat, namun KUR tumbuh 32,5% dengan realisasi Rp9...
OJK Perkuat Budaya Integritas Generasi Muda lewat SPARK Camp 2026
OJK gelar SPARK Camp 2026 di tiga kampus untuk memperkuat integritas dan tata kelola generasi muda jelang Ri...