Portugal Incar Jorge Jesus Usai Pisah dengan Roberto Martinez
Roberto Martinez resmi berpisah dengan Timnas Portugal setelah tersingkir di Piala Dunia 2026, sehingga Federasi Sepakbola Portugal (FPF) membuka pencarian pelatih baru dan disebut mengincar Jorge Jesus sebagai kandidat kuat.
Kekosongan kursi pelatih usai kekalahan dari Spanyol
Portugal gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar, Selasa, 7 Juli 2026. Hasil itu berujung pada berakhirnya masa tugas Martinez, meninggalkan kursi pelatih kosong di saat federasi harus segera menentukan pengganti untuk mempersiapkan masa depan tim.
Jorge Jesus: pengalaman klub yang luas
Nama Jorge Jesus muncul sebagai kandidat utama. Jesus saat ini tanpa klub setelah berpisah dengan Al Nassr, klub yang dibawanya meraih titel Saudi Pro League pada musim 2025/26.
Pria kelahiran Portugal berusia 71 tahun itu memiliki pengalaman panjang di level klub sejak 1998. Rekam jejaknya mencakup gelar-gelar bersama Benfica, keberhasilan membawa Sporting meraih trofi Liga Portugal, serta meraih sukses di Arab Saudi bersama Al Hilal dan Al Nassr. Secara ringkas, Jesus sudah memenangkan seluruh kompetisi domestik utama di Portugal.
Kelebihan dan kekurangan kandidat
Keunggulan Jesus terletak pada jam terbang dan catatan gelar di berbagai liga. Pengalamannya di Portugal memberi nilai tambah dalam memahami kultur dan materi pemain Portugal. Selain itu, kiprahnya di Brazil dan Turki menunjukkan kemampuan adaptasi di lingkungan berbeda.
Namun, satu catatan penting: hingga kini Jesus belum memimpin tim nasional pada level senior. Hal ini menjadi pertimbangan karena tuntutan manajerial timnas berbeda dari klub, terutama dalam jangka pendek dan kompetisi antarnegara.
Pesaing lain dan langkah FPF
Nama lain sempat dikaitkan dengan posisi ini, termasuk Jose Mourinho, tetapi Mourinho dilaporkan memilih untuk melatih Real Madrid musim depan. Sementara itu, FPF belum mengumumkan keputusan resmi dan proses seleksi diperkirakan akan mempertimbangkan keseimbangan antara pengalaman klub dan kesiapan menangani tugas tim nasional.
Sekarang, perhatian tertuju pada keputusan FPF dan bagaimana calon pelatih akan menyusun rencana pemulihan bagi A Selecao menjelang kompetisi internasional mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Alonso: Chelsea Tampil Profesional dan Raih 3 Poin di Fulham
Xabi Alonso puji penampilan profesional Chelsea yang menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage, Sabtu 25 Agus...
Xabi Alonso Debut Manis: Chelsea Kalahkan Fulham 3-2
Chelsea memulai era Xabi Alonso dengan kemenangan 3-2 atas Fulham di Craven Cottage, ditopang gol Joao Pedro...
Erick Thohir Apresiasi Festival Mbois 11, Sportainment Investasi
Menpora Erick Thohir menilai Sportainment pada Festival Mbois 11 di Malang berpotensi jadi investasi ekonomi...
Fulham vs Chelsea 3-2: Arbeloa Akui Tidak Senang
Arbeloa kecewa setelah Fulham kalah 3-2 dari Chelsea di Craven Cottage, namun memuji karakter tim dan penamp...
RRQ Kazu Pimpin Kebangkitan Wakil Indonesia di FFWS SEA 2026 Fall
RRQ Kazu, Bigetron, dan ONIC masuk 12 besar FFWS SEA 2026 Fall; RRQ Kazu tampil dominan dan memimpin kebangk...
FFWS 2026 Fall: Tiga Wakil Indonesia Amankan Top 12
RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC amankan Top 12 FFWS 2026 Fall setelah pekan kedua (21-23 Agustus),...