Sekda Aceh Hadiri Peluncuran Buku "Polda Aceh Meutuah"
BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku "Polda Aceh Meutuah" di Gedung BSI Landmark Aceh pada Rabu, 3 Juni. Buku ini ditulis oleh Dr. Nurlis Effendi, Juru Bicara Pemerintah Aceh, dan merekam perjalanan serta pemikiran Kepala Polda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah. Peluncuran digelar untuk mendokumentasikan kiprah kepolisian dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Isi buku dan pesan utama
Buku tersebut memuat kronik kepemimpinan Kapolda Aceh dan berbagai gagasan terkait penegakan hukum, keamanan, serta peran polisi sebagai mitra masyarakat. Menurut penyusunnya, catatan ini berfungsi sebagai sumber pembelajaran dan warisan pengetahuan untuk generasi mendatang. Sekda menilai konsep Polda Aceh Meutuah menggambarkan visi kepolisian yang multifungsi.
"Kami memahami bahwa konsep Polda Aceh Meutuah mencerminkan visi kepolisian yang tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pengayom masyarakat dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan," ujar M. Nasir.
Harapan Kapolda dan kontribusi bagi daerah
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, berharap buku ini memberi manfaat luas bagi masyarakat Aceh. Ia melihat publikasi ini sebagai kontribusi nyata untuk pembangunan daerah dan peningkatan pemahaman publik terhadap tugas kepolisian. Harapan itu disampaikan saat sesi peluncuran dan diskusi buku.
"Semoga buku ini bisa bermanfaat dan menjadi sumbangsih bagi Aceh nantinya," ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah.
Peserta peluncuran dan rangkaian acara
Peluncuran dihadiri perwakilan Forkopimda Aceh, anggota Komisi III DPR RI, sejumlah bupati dan wali kota, pejabat utama Polda Aceh, Kapolres se-Aceh, akademisi, serta tokoh masyarakat. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas isi buku dan gagasan strategis terkait pembangunan keamanan di Aceh.
- Forkopimda Aceh
- Anggota Komisi III DPR RI
- Bupati dan wali kota se-Aceh
- Pejabat utama Polda Aceh dan Kapolres
- Akademisi dan tokoh masyarakat
Makna dan prospek
Peluncuran ini menegaskan pentingnya dokumentasi pemikiran kepemimpinan polisi dalam konteks lokal. Buku "Polda Aceh Meutuah" diproyeksikan menjadi rujukan untuk kebijakan keamanan dan kajian akademis di Aceh. Ke depan, publikasi semacam ini diharapkan mendorong dialog konstruktif antara aparat keamanan dan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...