Ketua TP‑PKK Aceh Besar Dorong Gampong Bebas Stunting di Kota Jantho
Kota Jantho — Ketua TP‑PKK Kabupaten Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, mendorong kader PKK, Posyandu, dan Dasawisma memperkuat peran dalam penurunan stunting, ketahanan pangan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat. Pesan itu disampaikan saat pelaksanaan program Saweu Gampong di Gampong Teureubeh, Kecamatan Kota Jantho, Kamis (11/6).
Penguatan pendampingan ibu dan balita
Rita menekankan pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita harus berlangsung secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Ia meminta kader Posyandu agar lebih proaktif memberikan pelayanan dan edukasi gizi.
"Kecamatan Kota Jantho harus menjadi pelopor gampong bebas stunting. Kader PKK dan Posyandu harus aktif mendampingi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita serta mengoptimalkan pemanfaatan Posyandu dan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal,"
Pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan
Untuk meningkatkan kedaulatan pangan keluarga, Rita mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah melalui program Hatinya PKK. Instruksi ini mencakup penanaman sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan tanaman produktif lain.
Langkah ini dimaksudkan untuk menyediakan sumber makanan bergizi yang mudah diakses, sekaligus menambah pendapatan keluarga melalui hasil panen kecil.
Peran Dasawisma dan data akurat
Rita juga menyoroti pentingnya penguatan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pendataan dan pelaksanaan program. Data yang valid menjadi dasar perencanaan program yang tepat sasaran.
"Kelompok Dasawisma adalah mata dan telinga PKK. Data yang akurat sangat penting untuk mendukung kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,"
Bantuan untuk Rumoh Gizi Gampong
Pada kesempatan itu, Ketua TP‑PKK didampingi Wakil Ketua Hj Nurul Fazli SAg dan jajaran TP‑PKK Kecamatan Kota Jantho menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan Rumoh Gizi Gampong Teureubeh.
- Satu unit kompor
- Satu set prasmanan
- Wajan aluminium
- Blender
- Baskom
"Bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi dari manfaatnya. Semoga dapat mendukung kegiatan Rumoh Gizi Gampong dan berbagai aktivitas produktif kader PKK,"
Implikasi dan langkah ke depan
Sinergi antara TP‑PKK dan pemerintahan gampong dinilai krusial agar program pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat berjalan optimal. Penguatan kapasitas kader, pendataan berkala, dan pemanfaatan sumber daya lokal menjadi langkah prioritas.
Jika dijalankan berkelanjutan, langkah‑langkah tersebut berpotensi menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat gampong.
Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Gelar Warung Polri Presisi, Bagikan 350 Porsi
Polres Labuhanbatu menggelar Warung Polri Presisi di Rantauprapat, Jumat 12/6, membagikan 350 porsi makanan...
TP PKK Aceh Besar Diminta Perkuat Pembinaan Jelang Penilaian Gammawar
Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar minta pembinaan intensif TP PKK kecamatan jelang penilaian Gammawar dan Gelari...
Aceh Besar Dorong MTQ untuk Pembentukan Generasi Qurani
Dinas Syariat Islam Aceh Besar mendorong MTQ sebagai sarana pembentukan karakter generasi Qurani, diawali pe...
TP PKK Pematangsiantar Gelar Pendalaman Alkitab dan Pengajian Rutin
TP PKK Pematangsiantar menggelar pendalaman Alkitab dan pengajian rutin pada 12 Juni untuk memperkuat iman,...
TP PKK Pematangsiantar Gelar Rapat Persiapan Monitoring Lomba PKK
TP PKK Pematangsiantar menggelar rapat persiapan monitoring lomba PKK pada 12 Juni 2026 untuk mematangkan ko...
Wali Kota Wesly Gelar Tepungtawar untuk Jamaah Haji Pematangsiantar
Wali Kota Wesly Silalahi menggelar tepungtawar untuk jamaah haji Pematangsiantar usai kepulangan, memberi do...