Menpora Bacakan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir membacakan amanat Presiden Prabowo Subianto pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII. Acara berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat, 14 Agustus 2026 sore. Menpora menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda Indonesia.
Sambutan Presiden: Pramuka bagian pendidikan karakter
Dalam amanat yang dibacakan, Presiden mengingatkan bahwa Pramuka tidak sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Pesan itu disampaikan agar organisasi kepanduan ini menjadi bagian integral pendidikan karakter anak dan remaja. Menpora menegaskan bahwa hal ini harus diterapkan di seluruh daerah dan tingkat pendidikan.
"Bapak Presiden menitipkan pesan bahwa Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka harus menjadi bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia,"
Tiga karakter kunci menurut Presiden
Dalam sambutan tertulis, Presiden merinci tiga karakter utama yang wajib dimiliki pemuda Indonesia. Ketiga karakter itu disebut sebagai landasan moral dan sosial untuk menghadapi tantangan masa depan.
- Patriotik — cinta tanah air dan komitmen terhadap persatuan.
- Gigih — ketahanan dan semangat pantang menyerah dalam berkarya.
- Berempati — kepedulian terhadap sesama dan rasa tanggung jawab sosial.
Adaptasi teknologi tanpa melepaskan nilai dasar
Menpora turut menyinggung dampak percepatan teknologi dan derasnya arus informasi. Ia meminta Pramuka untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut, namun tetap menjaga nilai-nilai dasar organisasi. Nilai-nilai itu meliputi disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial.
"Karakter tidak terbentuk dalam satu hari dan tidak cukup hanya melalui pelajaran di dalam kelas. Pembentukan karakter terjadi melalui latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi,"
Ajakan menjelang HUT ke-81 dan hadapi Indonesia Emas 2045
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Menpora mengajak anggota Pramuka untuk menjaga persatuan dan memberi kontribusi nyata kepada masyarakat. Keterlibatan aktif ini dipandang sebagai wujud pengisian kemerdekaan sekaligus persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
"Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian. Bapak Presiden berpesan agar adik-adik Pramuka terus belajar, berlatih, berkarya, dan menjaga persatuan bangsa,"
Pernyataan Menpora di hadapan ribuan peserta Jambore Nasional menegaskan peran strategis Pramuka dalam membangun karakter bangsa. Ke depan, implementasi pesan tersebut akan menjadi tolok ukur program pembinaan kepemudaan di berbagai jenjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...