Perry Warjiyo Mundur, Komisi XI Minta Transisi BI Tanpa Gangguan
Perry Warjiyo resmi mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur Bank Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto pada 26 Juli 2026. Komisi XI DPR menyatakan harapan agar proses pergantian pimpinan BI berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Alasan pengunduran diri belum diinformasikan secara publik, sehingga DPR menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan.
Reaksi Komisi XI
Wakil Ketua Komisi XI, Mohamad Hekal, mengaku belum mengetahui penyebab mundurnya Perry Warjiyo. Meski demikian, ia berharap mekanisme pengisian jabatan berjalan sesuai ketentuan agar kepercayaan pasar tetap terjaga.
Belum terinfo alasan pengunduran diri Pak Gubernur. Tentu harapannya adalah dalam proses sampai terpilihnya Gubernur BI pengganti yang definitif berjalan mulus,
Hekal menegaskan peran strategis BI dalam menjaga nilai tukar rupiah, sehingga kesinambungan kepemimpinan dinilai krusial untuk stabilitas ekonomi.
Penunjukan Penjabat Gubernur BI
Presiden menunjuk Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti, sebagai Penjabat (Pj) Gubernur BI. Komisi XI menilai penunjukan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia dan optimistis Destry dapat menjalankan tugas hingga gubernur definitif terpilih.
Penunjukan Ibu Destry sebagai Gubernur BI sementara sudah sesuai UU BI, dan saya yakin beliau mampu mengemban tugas tersebut. Serta, meyakinkan semua stakeholder bahwa BI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,
Proses Pengisian Jabatan
Menurut Hekal, langkah selanjutnya mengikuti mekanisme hukum yang berlaku. Presiden akan mengajukan calon pengganti kepada DPR, yang kemudian menjalani fit and proper test sebelum mendapat persetujuan.
Kalau sesuai UU, Presiden mengajukan pengganti ke DPR. Untuk fit and proper lagi,
Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sebelumnya mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri Perry Warjiyo telah diterima oleh Presiden pada 26 Juli 2026.
Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri. Dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,
Implikasi bagi Stabilitas Ekonomi
Wakil Ketua Komisi XI lainnya, Dolfie Othniel Frederic Palit, menekankan pentingnya kredibilitas kebijakan moneter. Ia berharap gubernur baru dapat mempertahankan peran BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Bank Sentral selalu dinilai dari kebijakan moneter yang kredibel dan konsisten dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Gubernur BI diharapkan dapat menampilkan peran BI yang kondusif dalam menjalankan kebijakan moneter dan makroprudensial,
Dolfie menambahkan bahwa Komisi XI belum menerima penugasan dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk menggelar uji kelayakan calon. Selama proses seleksi berlangsung, tugas gubernur dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior sebagai pejabat sementara.
Proses legislasi dan uji kelayakan yang transparan menjadi kunci agar transisi kepemimpinan BI tidak menimbulkan ketidakpastian di pasar dan pelaku ekonomi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...