Nasional

KemenPPPA Ajak PERKHIN Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Bagikan:
Menteri PPPA dan PERKHIN bahas Ruang Bersama Indonesia untuk perempuan dan anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengajak Perempuan Konghucu Indonesia (PERKHIN) memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui gerakan Ruang Bersama Indonesia (RBI). Ajakan disampaikan di Jakarta pada Senin, 21 September 2026, untuk memperluas kolaborasi hingga tingkat desa dan kelurahan agar program menyentuh akar rumput.

Jejaring PERKHIN sebagai modal sosial

Menteri PPPA Arifah Fauzi menilai jejaring PERKHIN yang menjangkau desa dan kelurahan menjadi modal sosial penting. Jaringan ini dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjangkau perempuan dan anak di level lokal.

RBI diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan perempuan dan anak di tingkat akar rumput. Pendekatan berbasis kearifan lokal diperlukan agar penyelesaian persoalan perempuan dan anak sesuai kebutuhan masyarakat setempat,

Implementasi: Kebun Pangan Perempuan

Salah satu implementasi RBI yang dikembangkan KemenPPPA adalah program Kebun Pangan Perempuan. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Menurut kementerian, kebun pangan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga tetapi juga membuka peluang pendapatan berkelanjutan bagi perempuan di desa dan kelurahan.

Program ini diharapkan memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. Kami berharap PERKHIN terus menjadi mitra kolaborasi memperkuat RBI agar manfaatnya dirasakan perempuan, anak, dan keluarga Indonesia,

Perlunya sinergi lintas pemangku kepentingan

Ketua DPP PERKHIN Suryani menekankan bahwa persoalan perempuan dan anak memerlukan sinergi berbagai pihak. Ia mengajak pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media untuk bekerja bersama secara berkelanjutan.

Persoalan perempuan dan anak membutuhkan kerja bersama. Sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput,

Suryani berharap kolaborasi antara PERKHIN dan KemenPPPA akan dikembangkan melalui program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, anak, keluarga, dan komunitas lokal.

Dampak dan langkah ke depan

Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses layanan perlindungan dan pemberdayaan di wilayah terpencil. Dengan memanfaatkan jejaring organisasi ke tingkat paling bawah, kementerian berharap intervensi menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ke depan, KemenPPPA dan PERKHIN diharapkan menyusun rencana implementasi bersama yang melibatkan pelatihan, pendampingan teknis, serta mekanisme monitoring agar program RBI dan Kebun Pangan Perempuan memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait