Libur Iduladha: Penumpang Soekarno-Hatta Capai 104.150 Orang
PT Angkasa Pura Indonesia mencatat pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 104.150 orang pada masa libur Iduladha 1447 Hijriah, Sabtu, 30 Mei 2026. Angka ini terjadi seiring beroperasinya 845 penerbangan pada hari yang sama.
Arus keberangkatan lebih tinggi dibanding kedatangan. Tercatat 56.490 penumpang berangkat dan 47.660 penumpang tiba di bandara tersebut.
Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyatakan trafik tersebar di seluruh terminal, dengan Terminal 3 dan Terminal 2 sebagai penggerak utama pergerakan.
"Pergerakan penumpang periode ini mencapai 104.150 orang. Keberangkatan tercatat 56.490 orang dan kedatangan 47.660 orang,"
Rincian per terminal
Detail lalu lintas penumpang dan jumlah penerbangan per terminal menunjukkan konsentrasi terbesar di Terminal 3. Berikut rinciannya:
| Terminal | Penumpang | Penerbangan |
|---|---|---|
| Terminal 1 | 20.667 | 184 |
| Terminal 2 | 33.147 | 277 |
| Terminal 3 | 50.336 | 368 |
Perbandingan harian
Meskipun tinggi, jumlah penumpang pada 30 Mei mengalami penurunan dibanding sehari sebelumnya. Pada 29 Mei 2026, pergerakan tercatat lebih besar, mencapai 121.722 penumpang dengan 923 penerbangan.
Proyeksi nasional dan langkah operasional
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, memproyeksikan pergerakan penumpang nasional tetap tinggi selama masa libur. Diperkirakan sekitar 3 juta penumpang akan menggunakan 37 bandara di seluruh negeri.
"Kami berupaya memastikan perjalanan udara masyarakat berjalan lancar dan nyaman. Seluruh staf bandara akan melayani penumpang dengan optimal."
Pahlevi juga memproyeksikan puncak arus penumpang pada 1 Juni 2026, dengan estimasi mencapai 423.000 penumpang dan sekitar 3.000 penerbangan. Untuk menjaga kelancaran, pihak bandara melakukan pengaturan slot penerbangan agar keamanan, keselamatan, dan pelayanan tetap terjaga.
Dengan pemantauan terus-menerus dan pengaturan operasional, otoritas bandara menargetkan pelayanan tetap lancar sepanjang masa libur. Langkah koordinasi antarpihak akan menentukan kelancaran pergerakan hingga masa puncak berlalu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...