Fadli Zon Apresiasi Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur'an
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi pengukuhan 10.000 guru Al-Qur'an dalam pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Agustus 2026. Ia menilai acara ini penting secara organisasi dan kebudayaan bagi bangsa.
Pengukuhan massal di Istiqlal
Acara pengukuhan berlangsung sebagai salah satu rangkaian pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah. Ribuan calon guru Al-Qur'an dikukuhkan di halaman Masjid Istiqlal, menandai salah satu kegiatan terbesar dalam muktamar.
Fadli Zon hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut dan memandangnya sebagai tonggak penting bagi perkembangan organisasi dan penguatan dakwah Al-Qur'an di masyarakat.
Alhamdulillah saya bisa hadir di sini untuk menyaksikan rangkaian pembukaan dari Muktamar V Wahdah Islamiyah. Sebuah organisasi yang berkembang sangat cepat di Indonesia, salah satu rangkaiannya adalah pelantikan dari 10.000 guru Al-Qur'an
Ribuan peserta calon guru Al-Quran yang dikukuhkan dalam Muktamar V Wahdah Islamiyah, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi Kementerian Kebudayaan)
Dimensi kebudayaan kegiatan
Menurut Fadli Zon, pengukuhan ini bukan sekadar acara organisasi, melainkan peristiwa yang memiliki dimensi kebudayaan. Ia menyatakan bahwa ekspresi kebudayaan Islam telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebudayaan lokal di berbagai daerah.
Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Indonesia memiliki ekspresi budaya Islam yang kuat dan beragam
Ia memberi contoh ekspresi tersebut, seperti tilawatil Qur'an, halal bihalal, iftar, kaligrafi, hingga hadroh. Semua itu, kata dia, dapat memperkaya dan memajukan kebudayaan nasional.
Fadli Zon juga mengaitkan harapan itu dengan amanat konstitusi, merujuk pada Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menempatkan kebudayaan sebagai bagian dari tugas negara dan masyarakat.
Peran Wahdah Islamiyah dan harapan ke depan
Muktamar V merupakan forum tertinggi organisasi yang diselenggarakan setiap lima tahun. Tema muktamar kali ini adalah Memantapkan Persatuan dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah. Fadli Zon berharap organisasi dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat dan kaum muslimin di tanah air.
Jadi tentu saja kita berharap termasuk keluarga besar Wahdah Islamiyah ikut memajukan kebudayaan nasional kita. Termasuk ekspresi kebudayaan Islam yang ada di berbagai daerah, baik sifatnya bendawi maupun non-bendawi, tangible atau intangible heritage
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan komunitas budaya untuk memperkuat peran kebudayaan Islam dalam pembangunan nasional. Penyelenggaraan tabligh akbar nasional dalam muktamar juga dinilai sebagai ruang konsolidasi pemikiran tokoh agama untuk memperkuat dakwah dan menjaga keutuhan bangsa.
Dengan berlangsungnya pengukuhan massal ini, pemerintah dan organisasi diharap terus bersinergi agar peningkatan kualitas pengajaran Al-Qur'an berdampak nyata pada pendidikan agama dan pelestarian kebudayaan lokal di seluruh wilayah Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Tambah 1.500 TNI Perkuat Penanganan Karhutla Kalbar
Pemerintah kerahkan 1.500 TNI, enam helikopter, dan tingkatkan OMC untuk mempercepat penanganan karhutla di...
Bantuan Kapolri Tiba di Labuan Bajo untuk Korban Gempa Flores
Logistik bantuan Kapolri mendarat di Bandara Komodo, Labuan Bajo pada 22 Agustus 2026 untuk mendukung warga...
Prabowo Tinjau Karhutla di Kalbar dan Kalteng
Presiden Prabowo meninjau penanganan karhutla di Kalbar dan Kalteng, mengecek laporan dan kebutuhan penangan...
BPS Jelaskan Kontroversi Pengelompokan Desil di DTSEN
BPS menjelaskan desil di DTSEN sebagai pemeringkatan relatif berbasis berbagai indikator, bukan ukuran tungg...
Kemkomdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink ke Korban Gempa NTT
Kemkomdigi menyalurkan 15 ton logistik dan 20 perangkat Starlink pada 22 Agustus 2026 untuk mendukung pemuli...
Kemarau Picu, Evakuasi 3 Orangutan di Ketapang, Kalbar
Kementerian Kehutanan evakuasi tiga orangutan di Ketapang akibat kemarau dan gangguan habitat; satwa diperik...