Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,7 kg Narkotika, Serukan 'Perang' Terhadap Narkoba
KUTACANE – Kepolisian Resor Aceh Tenggara memusnahkan barang bukti narkotika seberat 4,7 kilogram pada Rabu (9/9) di halaman Mapolres setempat. Kegiatan itu mengikatkan dua perkara pidana dan menyeret empat tersangka, serta dihadiri unsur forkopimda setempat sebagai wujud dukungan bersama memerangi peredaran narkoba.
Pemusnahan dan rincian barang bukti
Pemusnahan dilaksanakan di Mapolres Aceh Tenggara dan melibatkan barang bukti dari dua laporan polisi serta satu temuan. Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo merinci komposisi barang bukti yang dimusnahkan.
Hari ini kita memusnahkan barang bukti seberat 90,97 gram sabu, dan 4.631,45 gram ganja. Barang bukti ini berasal dari dua laporan polisi dan satu barang bukti temuan.
Jumlah total menjangkau sekitar 4.722,42 gram, atau disederhanakan menjadi 4,7 kilogram.
Seruan perang terhadap narkoba
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Aceh Tenggara. Ia menyebutkan dukungan penuh dari Polda Aceh, yang menjadikan penindakan narkoba sebagai program prioritas.
Perang terhadap narkoba ini didukung penuh oleh Polda Aceh, bahkan menjadi program prioritas dari Polda Aceh,
Menurutnya, upaya penanggulangan membutuhkan keterlibatan lintas sektor agar dampak penindakan bisa bertahan lama.
Tanggapan pemerintah daerah
Bupati Aceh Tenggara HM. Salim Fakhry menyambut baik langkah Polres dan mengapresiasi kesungguhan personel dalam menindak peredaran narkoba di wilayahnya.
Sangat mengapresiasi atas kesungguhan personel Polres Aceh Tenggara dalam memerangi peredaran dan keberadaan narkoba di bumi Aceh Tenggara ini,
Dampak dan langkah ke depan
Polres menekankan bahwa penindakan hukum harus diimbangi pencegahan melalui kerja sama masyarakat. Langkah serupa diharapkan terus berlanjut untuk menekan pasokan dan mengurangi permintaan narkotika di daerah.
Dengan pemusnahan barang bukti ini, aparat berharap memberi efek jera bagi pelaku sekaligus menumbuhkan kesadaran publik untuk aktif melaporkan peredaran narkoba.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPC BMP Nias Utara Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
DPC Barisan Merah Putih (BMP) Nias Utara periode 2026–2029 dilantik di Lahewa, Sabtu (31/10), dengan harapan...
STAIN Madina Wisudakan 519 Sarjana dalam Sidang Senat Terbuka
STAIN Mandailing Natal mewisudakan 519 mahasiswa pada 31 Oktober; pesan tentang ilmu, akhlak, dan kesiapan m...
20 Siswa SMP Kunjungi Kantor Wali Kota Medan, Duduk di Kursi Wali Kota
Tiga siswa jadi Wali Kota Pelajar dan 20 siswa SMP mengikuti kunjungan ke Kantor Wali Kota Medan untuk belaj...
Rico Waas Lantik Erisda Hutasoit: Jaga Jembatan Eksekutif-Legislatif
Wali Kota Medan melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD dan meminta peran aktif untuk menjaga komun...
Arianda Tanjung Raih Lima Penghargaan Jurnalistik 2026
Dr. Arianda Tanjung meraih lima penghargaan jurnalistik hingga Oktober 2026, termasuk Anugerah Jurnalistik K...
Wali Kota Tanjungbalai Perkuat Kemitraan untuk Penataan Jalan Asahan
Wali Kota Tanjungbalai pimpin rapat sinergi dengan OPD dan pengusaha untuk menata Jalan Asahan jadi kawasan...