Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Tol Cipularang–Padaleunyi
Jasa Marga melanjutkan pemeliharaan sejumlah titik di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi mulai Minggu 5 Juli hingga Sabtu 11 Juli 2026. Pekerjaan dilakukan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance dan meliputi rekonstruksi perkerasan, pengecatan marka, serta perbaikan pembatas jalan. Tujuannya untuk menjaga kualitas infrastruktur serta mendukung standar pelayanan dan keselamatan pengguna jalan.
Lokasi dan jadwal pekerjaan
Pekerjaan tersebar di beberapa segmen pada kedua koridor. Di Tol Cipularang, titik pengerjaan dibagi berdasarkan arah lalu lintas.
- Arah Bandung: rekonstruksi bahu luar KM 73+163 hingga KM 76+780; lajur 1 KM 83+784 hingga KM 83+944; bahu luar KM 117+558 hingga KM 117+658.
- Arah Jakarta: rekonstruksi lajur 1 KM 70+020 hingga KM 69+835; pembatas jalan di bahu luar KM 99+480 Ramp 4 Darangdan dan On Ramp Jatiluhur sisi kanan; pembatas di bahu luar Ramp 1 Jatiluhur sisi kiri.
Di sisi Tol Padaleunyi, rekonstruksi perkerasan dilaksanakan di Off Ramp Buah Batu, Mohammad Toha, Kopo, dan Pasteur. Selain itu ada rekonstruksi pada lajur 1 KM 123+517 hingga KM 123+497.
- Pengecatan marka arah Cileunyi pada bahu luar KM 131+674 hingga KM 138+642 dan lajur 1 KM 140+384 hingga KM 142+456.
- Arah Padalarang: pengecatan pada bahu dalam serta lajur 2 KM 155+547 hingga KM 147+280.
Pengaturan lalu lintas dan keselamatan
Pihak pengelola menyatakan beberapa lajur akan ditutup sementara selama proses pemeliharaan. Lajur lain tetap dibuka sehingga arus lalu lintas masih dapat berjalan. Untuk keselamatan, area kerja dipasang rambu dan dilakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas sesuai standar.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal. Sekaligus mendukung pemenuhan standar pelayanan minimal jalan tol," ujar Agus Susilo, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, dari Purwakarta, Jawa Barat.
Dampak bagi pengguna jalan dan imbauan
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi rambu serta petunjuk petugas di lapangan. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung.
Meski ada penutupan lajur sementara, operator menegaskan bahwa upaya pengaturan lalu lintas ditempatkan untuk meminimalkan gangguan mobilitas dan distribusi logistik di koridor strategis ini.
Konteks dan tindak lanjut
Pemeliharaan ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan serupa yang telah dilakukan pekan sebelumnya. Langkah berkesinambungan ini ditujukan untuk memastikan kondisi jalan tol tetap memenuhi standar pelayanan dan keselamatan jangka panjang.
Pemantauan dan evaluasi dijadwalkan selesai setelah periode pemeliharaan guna menentukan pekerjaan lanjutan bila diperlukan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...
Puan: Satuan Baru TNI Harus Perkuat Pertahanan dan Kedaulatan
Puan Maharani minta satuan baru TNI diiringi penguatan kemampuan pertahanan dan dukungan pemerintah usai pel...
Kemenimipas: Sosok di Kamar Mewah Lapas Cibinong Adalah Jimmy Masrin
Kemenimipas menyatakan sosok di kamar mewah Lapas Cibinong adalah terpidana korupsi Jimmy Masrin berdasarkan...
Ombudsman Siapkan Investigasi Tata Kelola Lapas Cibinong
Ombudsman siapkan investigasi menyeluruh atas tata kelola Lapas Kelas IIA Cibinong setelah ditemukan fasilit...