Kemendikdasmen Lanjutkan Pembinaan Talenta hingga Ajang Internasional
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus melanjutkan pembinaan talenta berprestasi hingga ke ajang internasional lewat Pusat Prestasi Nasional. Pada 4 September 2026, Kemendikdasmen menyampaikan capaian dan langkah lanjutan termasuk pengiriman delegasi serta beasiswa lanjutan.
Rangkaian pembinaan dan tujuan
Pembinaan ditujukan untuk menjaga perkembangan murid yang sudah berprestasi di tingkat nasional. Upaya ini dilakukan Puspresnas bersama mitra untuk memberi pendampingan, pelatihan, dan kesempatan berlaga di luar negeri.
Menurut Mendikdasmen Abdul Muti, apresiasi bagian penting dalam manajemen talenta murid dan diatur lewat Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid.
“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” ujar Abdul Muti di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.
Pengiriman delegasi dan perolehan penghargaan
Pada 2026, Puspresnas membina 420 juara ajang nasional untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi internasional. Dari kegiatan tersebut, 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia.
Para delegasi berhasil meraih 47 penghargaan internasional, yang menunjukkan hasil konkret dari proses pembinaan berkelanjutan.
- 7 medali emas
- 17 medali perak
- 23 medali perunggu
- 5 honorable mention
Beasiswa dan kelanjutan pendidikan
Selain persiapan lomba, Puspresnas bersama LPDP menyediakan Beasiswa Talenta Indonesia untuk jenjang S1/D4, baik di dalam maupun luar negeri. Tahun ini diumumkan 174 calon penerima beasiswa.
- 171 calon penerima akan melanjutkan pendidikan di dalam negeri
- 3 calon penerima akan belajar di luar negeri
Fokus pada pengembangan karakter
Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono menegaskan bahwa pembinaan tidak berhenti saat murid memperoleh medali. Proses pembinaan menekankan kemampuan, karakter, dan sportivitas.
“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” ujar Irene.
Irene juga menyampaikan bahwa kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional tidak semata soal medali, melainkan kesempatan mengasah daya juang, mental, dan karakter generasi unggul Indonesia.
Kemendikdasmen menegaskan komitmen pada proses yang adil, transparan, dan berintegritas agar prestasi murid membuka jalan bagi kesempatan pendidikan dan pengembangan diri selanjutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Angkasa Pura Siapkan Transportasi ke Bandara Alternatif
Angkasa Pura menyediakan bus dan kereta ke bandara alternatif; biaya ditanggung penuh bagi penumpang terdamp...
Bandara Soetta dan Halim Ditutup hingga 18.00 WIB akibat Abu Krakatau
Soetta dan Halim ditutup sementara hingga estimasi 18.00 WIB, 7 Sep 2026, akibat sebaran abu Gunung Anak Kra...
Delapan Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau
Delapan bandara ditutup sementara sampai 18.00 WIB karena sebaran abu Anak Krakatau; Kemenhub dan BMKG terus...
Menteri PANRB: Persiapan Pensiun ASN Dimulai Sejak Muda
Menteri PANRB Rini Widyantini minta ASN mulai persiapan pensiun sejak usia produktif melalui Bulan Dana Pens...
Nusa Jaya Gandeng Krama Adat Selabih untuk Penghijauan Bali
Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama menanam pohon bersama krama adat Selabih Lalang Linggah di Tabanan, Bali, u...
KLH Pantau Dampak Abu Anak Krakatau, Catatan Kualitas Udara
KLH meningkatkan pemantauan kualitas udara dan air laut setelah sebaran abu Anak Krakatau, dengan fokus pada...