Delapan Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau
Delapan bandara ditutup sementara pada Senin, 7 September 2026 hingga pukul 18.00 WIB menyusul sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Keputusan diambil Kementerian Perhubungan berdasarkan data dari BMKG dan bertujuan mengutamakan keselamatan penerbangan.
Penutupan dan dasar keputusan
Kementerian Perhubungan menyatakan penutupan dilakukan setelah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu malam 6 September 2026 yang menghasilkan awan abu baru. Informasi itu diperoleh dari BMKG dan menjadi dasar pembatasan operasi bandara di wilayah terdampak.
"Dengan data yang kami miliki, diperoleh dari BMKG, kami memutuskan untuk delapan bandara yang kemarin ditutup, masih tetap kami tutup hingga pukul 18.00 sore nanti. Namun demikian, kami terus memantau informasi yang kami peroleh dari BMKG,"
Arah angin dan dampak operasional
Menhub menjelaskan pergerakan angin pada beberapa lapisan atmosfer berbeda, sehingga abu vulkanik tetap bertahan di sekitar sejumlah bandara. Kondisi ini dinilai berisiko bagi keselamatan mesin pesawat dan visibilitas saat lepas landas maupun mendarat.
"Pada beberapa layer terjadi perbedaan arah angin, sehingga membuat debu itu masih bertahan di sekitar lokasi bandara-bandara yang dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Dari informasi tersebut, maka kami memutuskan bahwa terhadap kedelapan bandara itu kami masih tetap menutup operasionalnya,"
Upaya pembukaan kembali dan mitigasi
Pemerintah menyiapkan langkah teknis untuk mempercepat pembukaan kembali bandara begitu kondisi dinyatakan aman. Petugas akan melakukan pembersihan runway, taxiway, dan apron jika situasi memungkinkan.
Komunikasi pemantauan berlangsung terus-menerus antara Kemenhub dan BMKG. Perubahan status operasional akan diumumkan segera kepada publik dan media berdasarkan pembaruan tersebut.
"Kami mendorong agar para maskapai dapat menggunakan sebut untuk menghindari penumpang baik yang akan datang maupun yang akan terbang. Ini yang kita harapkan, supaya pengaturan maupun layanan kepada penumpang dapat didapatkan secara optimal,"
Bandara alternatif dan pengaturan penumpang
Kementerian meminta maskapai memanfaatkan bandara alternatif untuk mengurangi penumpukan penumpang dan menjaga kelancaran layanan. Beberapa bandara yang direkomendasikan antara lain:
- Bandara Internasional Kertajati (Majalengka)
- Bandara Ahmad Yani (Semarang)
- Bandara Juanda (Surabaya)
- Bandara Adi Sumarmo/ Solo (Surakarta)
Daftar bandara terdampak
Delapan bandara yang terdampak dan ditutup sejak Minggu, 6 September 2026 adalah:
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta
- Bandara Halim Perdanakusuma
- Bandara Radin Inten II (Lampung)
- Bandara Budiarto Curug
- Bandara Pondok Cabe
- Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
- Bandara Taufik Kiemas
- Bandara Atung Bungsu
Pemerintah menegaskan prioritas keselamatan penerbangan menjadi dasar utama setiap keputusan pembukaan kembali bandara. Masyarakat dan pengguna jasa penerbangan diminta mengikuti pengumuman resmi untuk rencana perjalanan dan alternatif tujuan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...