Siswi Jantho Jadi Pembawa Baki Bendera pada HUT ke-81 RI
Kota Jantho, Aceh Besar — Cut Nadhifa Alisha, siswi SMA Negeri 1 Kota Jantho, dipercaya membawa baki Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8), di Lapangan Bungoeng Jeumpa. Kepercayaan itu menjadi penghormatan sekaligus pengalaman berharga bagi Nadhifa dan keluarganya.
Tugas dan suasana upacara
Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertindak sebagai Inspektur Upacara. Nadhifa, yang kini duduk di kelas XI, menjalankan peran pembawa baki bendera dengan penuh konsentrasi.
Langkahnya tenang saat prosesi penyerahan Bendera Merah Putih. Posisi di tengah lapangan membuat perhatian terpusat padanya, sehingga kesiapan mental dan ketelitian menjadi sangat penting.
Makna pribadi dan kebanggaan keluarga
Putri dari pasangan T. Dhiaul Murdhi, ST dan Syafrida, SE itu mengaku bangga mendapat kepercayaan membawa simbol negara. Bagi Nadhifa, tugas itu bukan sekadar peran formal, tetapi juga representasi nama baik sekolah dan keluarga.
“Bagi saya, menjadi pembawa baki adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Saya merasa bangga bisa dipercaya membawa bagian penting dalam upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menjadi pengalaman yang akan selalu saya ingat,”
Pembelajaran dan pesan bagi generasi muda
Tugas tersebut menjadi pelajaran tentang disiplin, ketelitian, keberanian, dan tanggung jawab. Berada di tengah upacara dengan semua mata tertuju menuntut kesiapan mental dan fokus tinggi.
Kepercayaan yang diberikan kepada Nadhifa juga menunjukkan keterlibatan generasi muda Aceh Besar dalam momentum bersejarah. Hal ini mendorong semangat nasionalisme sekaligus memberi ruang bagi pelajar untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kenegaraan.
Kenangan dalam perjalanan pendidikan
Bagi Nadhifa, satu langkah membawa baki pada hari kemerdekaan meninggalkan kesan mendalam. Momen itu akan menjadi kenangan istimewa dalam perjalanan pendidikannya dan pengingat akan tanggung jawab yang pernah diembannya untuk mengibarkan simbol kehormatan bangsa di hadapan masyarakat Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...
Kemendagri Dinilai Lemah soal Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar Deliserdang
Klaim Kemendagri soal pergeseran anggaran Rp503 miliar Deliserdang disorot, disertai kabar keluarga tersangk...
BKSDA Aceh: Pembabatan Sawit di Trumon Masuk Kawasan Konservasi
BKSDA Aceh menyatakan pembabatan sawit di Trumon berada dalam Suaka Margasatwa Rawa Singkil; warga dan PeTA...
BPJN Aceh Rampungkan Rekonstruksi Jalan Kedai Runding–Paya Laba
BPJN Aceh menyelesaikan rekonstruksi ruas Kedai Runding–Paya Laba sepanjang sekitar 3 km untuk memperlancar...