TNI AL Temukan Pelampung di Anyer, Belum Dipastikan Milik Jurnalis
TNI Angkatan Laut menemukan satu pelampung di perairan Anyer, Banten, saat operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau, Kamis 10 September 2026.
Temuan pelampung dan pemeriksaan
Pelampung itu ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten pada hari ketiga pencarian, di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan. Tim masih memeriksa benda tersebut untuk menentukan asal dan kaitannya dengan kasus.
Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak.
Jajaran TNI AL dan tim gabungan terus melakukan verifikasi bukti dan penyisiran di area temuan. Langkah ini bertujuan memastikan keterkaitan pelampung dengan korban sebelum disampaikan kesimpulan resmi.
Siapa saja jurnalis yang hilang
Laporan menyebut lima jurnalis hilang kontak sejak Senin (7/9), saat beroperasi di perairan Selat Sunda. Nama-nama yang dilaporkan hilang adalah:
- M. Bagus Khoirunnas — Kantor Berita ANTARA Biro Banten
- Ari Basuki — Merdeka
- Yudhis — iNews
- Daus — Kantor Berita Anadolu
- Donal — jurnalis lepas
Selain kelima jurnalis, laporan juga menyebut ada tiga awak kapal yang belum diketahui keberadaannya.
Operasi pencarian dan dukungan udara
Operasi pencarian melibatkan beberapa unsur, termasuk TNI AL, Basarnas, dan instansi terkait. Pencarian diperkuat dengan dukungan udara untuk memperluas radius pemantauan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ registrasi HR-3604. Helikopter lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 12.36 WIB dengan rute pengawasan yang mencakup Pantai Carita dan Perairan Selat Sunda.
Rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran – Pantai Carita – BPBD Banten – Helipad/JIExpo Kemayoran, kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.
Helikopter membawa tujuh orang dan difokuskan untuk memperkuat pemantauan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau serta jalur pelayaran yang menjadi lokasi laporan hilang kontak.
Langkah selanjutnya
Tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pemeriksaan forensik terhadap temuan di laut. Pihak berwenang menegaskan pemeriksaan pelampung akan dilanjutkan sebelum dikaitkan dengan jurnalis yang hilang.
Sementara itu, keluarga dan rekan kerja para jurnalis menunggu informasi resmi. Pencarian diprediksi berlanjut hingga ditemukan bukti kuat atau tanda keberadaan kelima jurnalis dan tiga awak kapal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...