Olahraga

Neymar Dicuekin Thiago Mendes di São Januário

Bagikan:

Neymar dan gelandang Thiago Mendes kembali bersitegang sebelum pertandingan Campeonato Brasileiro pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Stadion São Januário. Mendes terlihat menolak salam Neymar, memicu reaksi di media sosial dan menghidupkan lagi perseteruan yang bermula sejak 2020.

Insiden salam dingin sebelum laga

Sebelum kick-off, kamera menangkap momen saat Mendes tidak membalas uluran tangan Neymar dalam sesi salam pemain. Gambar itu cepat tersebar dan memancing komentar dari lingkaran dekat Neymar. Pemain tersebut lantas menanggapi kejadian lewat akun media sosialnya.

Akar perseteruan: tekel 2020

Konflik antara keduanya bermula pada 2020 ketika mereka masih berkarier di Prancis. Saat itu Mendes melakukan tekel keras yang membuat Neymar mengalami cedera pergelangan kaki. Wasit mengeluarkan kartu merah untuk Mendes pada pertandingan tersebut, dan insiden itu memicu kontroversi panjang.

"Seorang pemain melakukan tekel gunting yang tidak bertanggung jawab dan keras dari samping,"

Ucapan itu pernah dilontarkan oleh ayah Neymar menyikapi tekel yang membuat putranya absen. Kritik keras dari lingkungan Neymar membuat hubungan kedua pemain memanas sejak saat itu.

Konfrontasi ulang dan komentar tajam

Perseteruan kembali memanas pada pertemuan mereka di Brasil awal 2026. Dalam laga antara kedua tim, Neymar dan Mendes sempat terlibat kontak keras di lapangan sehingga wasit memberi kedua pemain kartu kuning. Setelah pertandingan, Neymar mengecam gaya permainan Mendes secara terbuka.

"Dia selalu ingin memulai masalah, dia selalu ingin bertingkah seperti pria tangguh, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia idiot,"

Komentar tersebut disampaikan Neymar kepada sebuah stasiun televisi, memperlihatkan betapa dalamnya ketegangan antarpribadi ini.

Dampak pada pertandingan 16 Agustus 2026

Meski hubungan keduanya tegang, hasil laga di São Januário tetap berpihak ke Santos. Tim Neymar menang 3-0 atas Vasco. Neymar berperan dalam proses terciptanya gol-gol kemenangan, sementara Gabriel Barbosa, Willian Arão, dan Luan Peres tercatat sebagai pencetak gol.

Insiden salam dingin itu menambah babak baru dalam perseteruan lama yang belum jelas ujungnya. Dengan sejarah bentrok dan komentar keras di publik, ketegangan antar pemain ini berpotensi memicu gesekan lebih lanjut di pertemuan mendatang antara kedua klub.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait