Iqbaal: Practical Effect di 'Monster Pabrik Rambut' Bikin Aktor Total
Iqbaal Ramadhan mengatakan penggunaan practical effect di film Monster Pabrik Rambut membuat akting lebih nyata dan proses produksi lebih menantang. Pernyataan itu disampaikan Iqbaal pada konferensi pers di XXI Epicentrum, Jakarta, Senin 1 Juni 2026, terkait alasan film memilih efek fisikal dibanding efek digital.
Alasan memilih practical effect
Iqbaal menyatakan ketertarikannya sejak awal saat mengetahui sutradara Edwin memakai pendekatan efek praktikal. Menurutnya, elemen fisikal memberi pengalaman yang "lebih manusiawi" dibanding efek komputer.
“Dengan kecanggihan teknologi dan percepatan artificial intelligence, adanya practical effect yang fisikal ini rasanya sangat manusiawi. Walaupun mungkin rasanya terkesan retro ya”
Dia menambahkan bahwa nuansa retro dari efek praktikal kini justru kembali diminati generasi muda, sehingga film terasa berbeda dari horor beberapa tahun terakhir.
Bagaimana dampaknya pada aktor dan syuting
Penggunaan efek praktikal menuntut aktor hadir secara emosional dan fisik di setiap adegan. Iqbaal menegaskan pemain harus merespons situasi nyata di lokasi, bukan bereaksi terhadap layar hijau atau arahan digital semata.
“Kami harus hadir di dalam dunia yang fisikal, dunia yang nyata. Bukan dunia yang digital,”
Proses pengambilan gambar juga menjadi lebih menantang. Iqbaal menyebut satu pengulangan adegan bisa memakan waktu 15–30 menit karena seluruh elemen efek harus disiapkan ulang.
“Ketika ada satu adegan yang harus mengulangnya, itu bisa memakan waktu 15 sampai bahkan 30 menit untuk mengulang semuanya. Karena apa yang terjadi di depan mata kita Itulah tugas kami sebagai aktor Untuk merespon hal tersebut,”
Selain itu, ia menyoroti bahwa practical effect menghapus ruang untuk berpura-pura; tubuh dan respons aktor harus alami terhadap kondisi nyata di set.
Tim produksi dan peran Iqbaal
Iqbaal memuji dedikasi semua departemen, dari artistik hingga production designer, yang menurutnya memiliki visi sama untuk menyajikan tontonan horor yang berani dan berbeda untuk perfilman Indonesia.
- Iqbaal berperan sebagai Bona, adik dari Putri (diperankan Rachel Amanda) dan Ida (Lutesha).
- Selain berakting, Iqbaal terlibat sebagai produser eksekutif.
Jadwal rilis dan catatan festival
Monster Pabrik Rambut menjalani world premiere di Berlinale 2026. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Dengan kembali hadirnya efek praktikal, film ini menandai pilihan estetika yang disengaja untuk menghadirkan horor yang lebih otentik dan menuntut keterlibatan penuh dari para pemain serta kru.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...
GJLS: Berapi-Api Rilis Trailer dan OST 'Api dan Mimpi'
Trailer dan poster GJLS: Berapi-Api dirilis; Barasuara bawakan OST 'Api dan Mimpi'. Film tayang 5 November 2...
Kenapa Piano Identik dengan Musik Klasik?
Piano melekat pada musik klasik karena sejarah, inovasi Cristofori, dan peran sentralnya sejak abad ke-18 hi...
Menbud Fadli Dorong Film Kepahlawanan Isi Bioskop Indonesia
Menbud Fadli Zon mendorong produksi film kepahlawanan agar mengisi bioskop, memperkuat identitas bangsa, dan...