Mesir Protes Wasit dan VAR Usai Kekalahan dari Argentina
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengajukan protes resmi kepada FIFA terkait kepemimpinan wasit dan tim VAR dalam laga babak 32 besar kontra Argentina, Selasa, 7 Juli. EFA meminta penyelidikan menyeluruh dan menuntut pencoretan seluruh perangkat pertandingan jika terbukti ada kesalahan yang memengaruhi hasil.
Isi protes dan tuntutan EFA
EFA menyorot beberapa keputusan wasit Francois Letexier yang dinilai merugikan Mesir. Protes tidak hanya menargetkan wasit utama, tetapi juga seluruh perangkat, termasuk tim video assistant referee (VAR) yang dianggap melewatkan kesalahan penting.
"Hany Abo Rida mengajukan pengaduan kepada FIFA untuk menyelidiki kesalahan serius dan 'standar ganda' yang dilakukan wasit,"
Keputusan kontroversial dalam pertandingan
Salah satu momen krusial terjadi saat Mesir unggul 1-0. Gol Mostafa Ziko dianulir setelah VAR meninjau proses gol dan menilai Marwan Attia melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Lisandro Martinez. EFA mengklaim keputusan itu merugikan secara signifikan.
Selain itu, EFA menilai Mohamed Salah seharusnya mendapat penalti menjelang akhir pertandingan. Beberapa detik setelah insiden itu, Argentina melakukan serangan balik dan memastikan kemenangan 3-2.
Permintaan sanksi jika pelanggaran terbukti
EFA menuntut agar FIFA melakukan verifikasi rekaman pertandingan dan laporan wasit. Jika ditemukan bukti kesalahan prosedural atau bias, EFA meminta agar seluruh tim wasit yang bertugas pada laga tersebut dicoret dari sisa turnamen.
Dukungan kepada pelatih dan langkah selanjutnya
Di tengah kontroversi, EFA menegaskan dukungan kepada pelatih Hossam Hassan. Federasi mengonfirmasi telah menyetujui kontrak baru bagi Hassan, yang menangani timnas sejak Februari 2024, sebagai bentuk kepercayaan atas kinerja tim.
Penyelidikan FIFA akan menjadi penentu langkah berikutnya. Jika ditemukan pelanggaran, keputusan tersebut berpotensi memicu perubahan kebijakan pengawasan wasit dan prosedur VAR dalam turnamen internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Mayla Melaju ke 32 Besar Pontianak International Challenge
Mayla Cahya Afilian melaju ke 32 besar Pontianak International Challenge 2026 usai menang 21-16, 22-20 atas...
Garuda Pertiwi Bungkam Australia 3-0, Indonesia Lolos Perempat Final
Indonesia menutup Grup B dengan kemenangan 3-0 atas Australia di Tianjin, 26 Agustus 2026, dan langsung lolo...
De Zerbi Minta Tottenham Bangun Mentalitas Menang Hadapi Charlton
De Zerbi minta Tottenham bangun mentalitas menang jelang laga EFL Cup kontra Charlton, setelah kekalahan 0-3...
Voli Putri Indonesia Lolos Perempat Final AVC Setelah Kalahkan Australia
Timnas voli putri Indonesia lolos ke perempat final AVC 2026 setelah menang 3-0 atas Australia di Tianjin, m...
Chiara Handoyo Comeback ke 32 Besar Pontianak International Challenge
Chiara Marvella Handoyo melaju ke 32 besar Pontianak International Challenge 2026 setelah menang 21-12, 21-1...
Klay Thompson Gabung Miami Heat, Senjata Baru dari Garis Tiga
Klay Thompson resmi gabung Miami Heat dengan kontrak dua tahun senilai 11,5 juta dolar untuk memperkuat lini...