Pria 60 Diduga Gantung Diri di Siantar Utara, Jenazah Diserahkan Keluarga
Seorang pria lanjut usia, YT (60), ditemukan tewas diduga gantung diri di sebuah rumah di Jl. Wahidin, Gang Naga, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, Rabu (3/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga memimpin pengecekan lokasi setelah menerima laporan dari saksi.
Temuan mayat dan kronologi singkat
Berdasarkan keterangan saksi mata, dua warga berinisial WK dan K datang ke rumah korban untuk membongkar mesin AC yang terpasang di lantai dua. Saat masuk, mereka berniat naik ke lantai dua untuk membuka unit AC tersebut.
Namun kedua saksi terkejut menemukan YT tergantung di dapur, tepat di bawah tangga menuju lantai dua. Korban mengenakan kaos dalam putih dan celana pendek hitam, dengan leher terikat tali sepatu. Saksi kemudian memberi tahu tetangga dan melaporkan kejadian ke Polsek Siantar Utara.
Penanganan polisi di lokasi
AKP Jahrona Sinaga langsung menuju lokasi dan menghubungi tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar. Petugas bersama Inafis dan BPBD Kota Pematangsiantar menurunkan jenazah dengan memotong tali sepatu yang melingkari leher korban.
Pihak kepolisian menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal saat ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat pemeriksaan awal di TKP.
Keluarga menolak autopsi
Adik kandung korban, YH (57), mewakili keluarga membuat surat pernyataan bermeterai yang memohon agar tidak dilakukan autopsi. Dengan surat pernyataan itu, polisi menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk disemayamkan.
"Jenazah korban sudah kami serahkan kepada keluarga, karena keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak melakukan autopsi dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,"
Pihak kepolisian mencatat kejadian sebagai dugaan gantung diri dan melakukan proses administrasi serta dokumentasi di lokasi. Seluruh saksi dan pihak terkait hadir saat penanganan jenazah berlangsung.
Implikasi dan tindak lanjut
Sampai berita ini ditulis, penanganan di lokasi selesai setelah jenazah diserahkan ke keluarga. Penyebab pasti tindakan yang mengakibatkan kematian masih dikategorikan sebagai dugaan gantung diri sesuai hasil pemeriksaan awal di TKP.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...