Otomotif

MAXi Tour Boemi Nusantara: Performa MAXi dan Konservasi Orangutan

Bagikan:
Rombongan MAXi Tour melintas di jalan Kalimantan dengan latar hutan dan perkebunan

Jakarta, 7 Juli 2026 — Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 memasuki etape kedelapan di Kalimantan Tengah dengan perjalanan dari Sampit menuju Pangkalan Bun sejauh sekitar 235 kilometer. Acara ini menonjolkan pengujian performa skutik MAXi Yamaha sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian orangutan dan warisan budaya setempat.

Rute dan kondisi jalan

Perjalanan dua hari itu melintasi beragam karakter jalan, mulai jalur antarkota, lintasan panjang yang membelah hutan dan perkebunan, hingga jalan perkotaan di Pangkalan Bun. Peserta menghadapi cuaca panas dan permukaan jalan yang menuntut daya tahan motor serta kenyamanan pengendara.

Uji performa lini MAXi

Pada etape Kalimantan, Yamaha dan komunitas pengguna XMAX menguji kemampuan beberapa model lini skutik MAXi. Rangkaian pengujian dirancang untuk menilai respons mesin, kestabilan, dan kenyamanan pada perjalanan panjang dan kondisi jalan variatif.

  • XMAX
  • NMAX “TURBO”
  • AEROX ALPHA
  • LEXi

Keseruan MAXi Tour Boemi Nusantara Kalimantan ini tentu saja memberikan pengalaman baru yang spesial dari etape sebelumnya karena mulai dari segi rutenya yang sangat menguji durabilitas. Sehingga kami ingin menunjukkan sekaligus membuktikan bahwa lini skutik MAXi Yamaha punya performa, fitur, hingga desain yang mampu menjawab kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan.

Kunjungan budaya dan dukungan pelestarian

Sesampainya di Pangkalan Bun, peserta mengunjungi Istana Mangkubumi, bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Kutaringin. Dalam kesempatan itu, Yamaha menyerahkan bantuan untuk mendukung pelestarian cagar budaya masyarakat setempat.

Selain itu, agenda MTBN menonjolkan pesan konservasi terhadap orangutan, salah satu satwa endemik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan membuka ruang dialog dan meningkatkan kepedulian serta kolaborasi pelestarian antara pelaku otomotif, komunitas, dan masyarakat lokal.

Suasana komunitas dan kegiatan lokal

Di tepian Sungai Arut, rombongan disambut tarian adat Dayak Butawawih saat matahari terbenam. Kehadiran komunitas lokal, seperti XMAX Mentaya, mempererat solidaritas antar-pengendara dan menghadirkan suasana akrab selama perjalanan.

Etape Kalimantan MTBN menegaskan dua tujuan utama acara: menguji kapabilitas produk di medan sesungguhnya dan mengangkat isu budaya serta konservasi setempat. Selanjutnya, rangkaian tour akan melanjutkan agenda di wilayah lain untuk terus menggabungkan pengalaman berkendara dengan kegiatan sosial dan lingkungan.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait