Lee Kang-in Jadi Pemain Asia Pertama Raih Dua Gelar Liga Champions
Lee Kang-in menjadi pemain Asia pertama yang meraih dua gelar Liga Champions setelah membantu Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan trofi musim 2025/2026. Gelar itu didapatkan setelah PSG mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3, menyusul hasil imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu pada final di Budapest, Minggu, 31 Mei 2026.
Final dan kontribusi Lee
Meski tidak turun di laga final, Lee tercatat sebagai bagian dari skuat juara PSG pada musim ini. Gelandang berusia 25 tahun tampil dalam 10 pertandingan Liga Champions musim 2025/2026 dan menyumbangkan satu assist selama perjalanan tim menuju trofi.
Keputusan pelatih untuk tidak memasukkannya pada final tidak mengurangi status Lee sebagai pemenang karena ia berkontribusi di pertandingan sebelumnya. Kontribusi tersebut cukup untuk menghitungnya sebagai anggota tim pemenang pada kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu.
Rekor sejarah bagi pemain Asia
Dengan gelar ini, Lee mencatat rekor sebagai pemain Asia pertama yang memenangkan Liga Champions dalam dua musim beruntun. Ia sebelumnya juga meraih trofi bersama PSG pada musim 2024/2025, sehingga kemenangan musim 2025/2026 melengkapi prestasi beruntun tersebut.
Prestasi Lee ini menjadi tonggak baru bagi sepak bola Asia di level klub Eropa. Keberhasilan itu sekaligus menggarisbawahi peran pemain Asia dalam kompetisi top benua tersebut.
Peran di PSG dan catatan domestik
Sejak bergabung dengan PSG pada 2023, Lee tampil reguler di kompetisi domestik. Dalam catatan Ligue 1 bersama klub Prancis itu, ia telah mencetak 10 gol dan memberikan 12 assist hingga akhir musim 2025/2026.
Angka tersebut menunjukkan kontribusi Lee tidak hanya di arena Eropa, tetapi juga dalam kompetisi domestik yang membantu PSG meraih target musim ini.
"Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik sejak awal musim. Ini adalah ganjaran atas apa yang telah kami lakukan."
Pernyataan tersebut disampaikan Lee usai laga final, mencerminkan kebersamaan skuad PSG sepanjang musim. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tujuan yang sama yakni menutup musim dengan prestasi terbaik.
Implikasi dan arah ke depan
Kemenangan ini semakin mengukuhkan nama Lee dalam sejarah pemain Asia di kancah klub Eropa. Selain prestise pribadi, torehan tersebut turut mempertegas kontribusi pemain Asia pada level tertinggi kompetisi klub.
Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana Lee dan PSG mempertahankan performa pada musim berikutnya serta peran yang akan dimainkan Lee dalam skuad.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Osaka Atasi Timofeeva, Melaju ke Babak Kedua China Open 2026
Naomi Osaka menang 6-3, 3-6, 6-3 atas Maria Timofeeva dan melaju ke babak kedua China Open 2026 di Beijing.
Sixers Mulai Bangun Chemistry Jelang Musim NBA 2026-2027
Sixers menggelar pemusatan latihan tiga hari untuk mempercepat chemistry tim menjelang musim NBA 2026-2027,...
Aditya Tri Syahria Gagal di Final Speed Asian Games 2026
Aditya Tri Syahria gagal di final speed Asian Games 2026 akibat false start; ia ambil pelajaran dan fokus ke...
Bintang/Sofyan Tantang Wakil Qatar di Final Voli Pantai Asian Games
Bintang/Sofyan ke final voli pantai Asian Games 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Jan...
Prancis vs Italia: Zidane Jalani Laga Kandang Perdana
Prancis menjamu Italia di Stade de France, Jumat 2 Oktober 2026; laga ini jadi pertandingan kandang pertama...
Duo Esposito Jadi Senjata Mancini Hadapi Prancis
Mancini diprediksi menurunkan kakak-beradik Esposito melawan Prancis pada 3 Oktober, setelah Kean absen; Kay...