Dari 'Un’estate' ke 'Dai Dai': Deretan Lagu Resmi Piala Dunia 1990–2026
FIFA mengubah cara menampilkan musik turnamen sejak 1990 hingga 2026. Artikel ini merangkum lagu resmi Piala Dunia FIFA, siapa penyanyinya, dan bagaimana konsep musik berevolusi dari satu lagu menjadi soundtrack multikarya.
Ringkasan inti
Sejak Italia 1990, setiap edisi Piala Dunia menampilkan lagu resmi untuk menyemarakkan turnamen. Mulai dari satu lagu utama hingga konsep multikarya yang melibatkan banyak musisi internasional. Perubahan ini juga membuka ruang untuk lagu maskot, anthem, dan rilisan lokal.
Deretan lagu resmi 1990 sampai 2026
-
Un’estate italiana (To Be Number One) – 1990. Dibawakan Edoardo Bennato dan Gianna Nannini dalam versi Italia, serta Giorgio Moroder Project untuk versi Inggris pada Piala Dunia di Italia.
-
Gloryland – 1994. Lagu resmi untuk Piala Dunia di Amerika Serikat dinyanyikan Daryl Hall bersama Sounds of Blackness dengan nuansa rock, R&B, dan soul.
-
La Copa de la Vida (Cup of Life) – 1998. Ricky Martin merekam lagu ini dalam bahasa Inggris dan Spanyol untuk Piala Dunia di Prancis; lagu ini juga meraih penghargaan Grammy. FIFA melengkapi acara dengan anthem La Cour des Grands (Do You Mind If I Play) oleh Youssou N'Dour dan Axelle Red.
-
Boom dan anthem Vangelis – 2002. Piala Dunia Korea Selatan dan Jepang menampilkan Boom oleh Anastacia sebagai lagu resmi serta sebuah anthem karya Vangelis. Terdapat pula rilisan lokal berjudul Let’s Get Together.
-
The Time of Our Lives – 2006. Il Divo dan Toni Braxton menyanyikan lagu resmi untuk Jerman. Event itu juga menampilkan anthem Zeit dass sich was dreht oleh Herbert Grönemeyer bersama Amadou dan Mariam.
-
Waka Waka (This Time for Africa) – 2010. Shakira dan Freshlyground menghadirkan lagu resmi untuk Afrika Selatan. Edisi ini juga merilis lagu pendukung lain seperti Game On dan Sign of a Victory.
-
We Are One (Ole Ola) – 2014. Pitbull, Jennifer Lopez, dan Claudia Leitte menyanyikan lagu resmi untuk Brasil dalam tiga bahasa. Turnamen juga menampilkan lagu maskot Tatu Bom de Bola dan anthem Dar um Jeito (We Will Find a Way).
-
Live it Up – 2018. Edisi Rusia memilih satu lagu resmi yang dinyanyikan Nicky Jam bersama Will Smith dan Era Istrefi, direkam dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
-
Hayya Hayya (Better Together) dan rilisan lain – 2022. Piala Dunia Qatar memperkenalkan konsep soundtrack multikarya. Selain Hayya Hayya, FIFA merilis Tukoh Taka, Arhbo, Light the Sky, dan Dreamers oleh Jung Kook dari BTS.
-
Dai Dai, Lighter, Por Ella dan rilisan 2026. Piala Dunia 2026 di Amerika Utara melanjutkan konsep multikarya. Beberapa lagu yang diumumkan antara lain Lighter, Por Ella, Echo, Illuminate oleh Jessie Reyez dan Elyanna, Goals oleh LISA bersama Anitta dan Rema, serta Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy.
Perubahan konsep musik
Awalnya FIFA memilih satu lagu resmi per edisi. Sejak 2022, FIFA mengadopsi pendekatan soundtrack multikarya yang melibatkan beragam genre dan artis dari berbagai negara. Strategi ini bertujuan memperluas jangkauan audiens global dan mencerminkan keberagaman budaya penyelenggara.
Dampak dan program sosial
Salah satu rilisan 2026 yaitu Dai Dai juga terhubung dengan program sosial FIFA. Menurut rilis, lagu tersebut mendukung Global Education Fund FIFA yang menargetkan penggalangan dana sebesar USD100 juta untuk memperluas akses pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia.
Perkembangan dari lagu tunggal ke soundtrack multikarya menunjukkan bagaimana musik kini menjadi bagian integral strategi acara olahraga global. Konsep ini diperkirakan akan terus berkembang di edisi-edisi berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Osaka Atasi Timofeeva, Melaju ke Babak Kedua China Open 2026
Naomi Osaka menang 6-3, 3-6, 6-3 atas Maria Timofeeva dan melaju ke babak kedua China Open 2026 di Beijing.
Sixers Mulai Bangun Chemistry Jelang Musim NBA 2026-2027
Sixers menggelar pemusatan latihan tiga hari untuk mempercepat chemistry tim menjelang musim NBA 2026-2027,...
Aditya Tri Syahria Gagal di Final Speed Asian Games 2026
Aditya Tri Syahria gagal di final speed Asian Games 2026 akibat false start; ia ambil pelajaran dan fokus ke...
Bintang/Sofyan Tantang Wakil Qatar di Final Voli Pantai Asian Games
Bintang/Sofyan ke final voli pantai Asian Games 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Jan...
Prancis vs Italia: Zidane Jalani Laga Kandang Perdana
Prancis menjamu Italia di Stade de France, Jumat 2 Oktober 2026; laga ini jadi pertandingan kandang pertama...
Duo Esposito Jadi Senjata Mancini Hadapi Prancis
Mancini diprediksi menurunkan kakak-beradik Esposito melawan Prancis pada 3 Oktober, setelah Kean absen; Kay...