Meksiko vs Afrika Selatan: Rekor dan Peluang di Piala Dunia 2026
Meksiko dan Afrika Selatan akan membuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, Jumat 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan pembuka Grup A ini penting bagi kedua tim dalam upaya meraih hasil awal yang positif.
Pertandingan dan konteks
Pertemuan kedua tim mengulang kenangan laga pembuka Piala Dunia 2010 yang berakhir imbang 1-1. Sebagai tuan rumah, El Tri menanggung ekspektasi tinggi untuk menang di hadapan puluhan ribu suporter.
Selain Afrika Selatan, Grup A juga dihuni Korea Selatan dan Republik Ceko, sehingga poin pertama akan sangat menentukan peluang lolos ke fase gugur.
Kondisi Meksiko
Performa Meksiko meningkat menjelang turnamen. Mereka sempat bermain imbang lawan tim besar seperti Portugal dan Belgia dalam laga persahabatan.
Setelah itu Meksiko mencatat kemenangan beruntun atas Ghana, Australia, dan Serbia. Kemenangan 5-1 kontra Serbia menjadi sorotan jelang Piala Dunia.
Dalam laga itu Meksiko sempat tertinggal oleh gol Petar Stanic, tetapi bangkit berkat dua gol bunuh diri pemain Serbia dan tambahan dari Johan Vasquez, Raul Jimenez, serta Luis Chavez. Tim melepaskan 18 tembakan dan menguasai 69 persen penguasaan bola.
Pelatih Javier Aguirre masih punya sejumlah pilihan penting, termasuk penentuan penjaga gawang. Guillermo Ochoa berpeluang tampil di edisi Piala Dunia keenam, namun Raul Rangel memberi persaingan ketat.
Kondisi Afrika Selatan
Afrika Selatan kembali ke Piala Dunia setelah absen tiga edisi beruntun. Mereka lolos melalui kualifikasi Afrika yang ketat dan finis peringkat tiga di Piala Afrika 2024.
Persiapan tim asuhan Hugo Broos relatif stabil. Bafana Bafana bermain 0-0 melawan Nikaragua dan menang 1-0 atas Jamaika dalam laga pemanasan terakhir.
Meski begitu, catatan lima laga terakhir menampilkan ketidakstabilan: dua kekalahan dan tiga imbang. Kabar positif, Aubrey Modiba pulih dari cedera hamstring dan siap tampil.
Gaya permainan dan proyeksi
Meksiko diprediksi tampil menyerang dengan tempo tinggi dan penguasaan bola kuat. Mereka mengandalkan permainan cepat dan kombinasi umpan pendek.
Sementara Afrika Selatan kemungkinan bermain lebih sabar dan disiplin. Bafana Bafana cenderung menunggu kesempatan untuk mengandalkan serangan balik cepat dan efektif.
Menariknya, tiga pertemuan terakhir selalu menghasilkan gol dari kedua tim, menandakan potensi laga terbuka dan menarik ditonton.
Susunan pemain potensial
Meksiko (4-3-3): Ochoa; Sanchez, Montes, Alvarez, Gallardo; Gutierrez, Fidalgo, Pineda; Alvarado, Jimenez, Quinones.
Pelatih: Javier Aguirre.
Afrika Selatan (4-3-3): Williams; Mudau, Mbokazi, Okon, Modiba; Mbatha, Sithole, Mokoena; Appollis, Foster, Moremi.
Dengan keunggulan pengalaman dan dukungan tuan rumah, Meksiko sedikit diunggulkan. Namun, Afrika Selatan berpeluang memberi kejutan jika mampu memaksimalkan serangan balik dan memanfaatkan ruang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...
Bartunkova Singkirkan Sabalenka, Lolos 16 Besar China Open
Nikola Bartunkova menyingkirkan Aryna Sabalenka 6-4, 6-3 pada babak ketiga China Open 2026 di Beijing, melaj...