Komisi V Soroti Ramp Check Bus yang Masih Bersifat Administratif
Komisi V DPR RI menemukan pelaksanaan ramp check bus di Terminal Leuwipanjang, Bandung, pada 13 Juli 2026 masih berfokus pada dokumen administrasi.
Temuan saat inspeksi mendadak
Hasil inspeksi mendadak menunjukkan pemeriksaan lebih banyak mengecek masa berlaku STNK, KIR, dan dokumen lain. Temuan itu mendorong DPR mempertanyakan kecukupan pemeriksaan untuk aspek keselamatan teknis kendaraan.
Kritik dari Komisi V
Wakil Ketua Komisi V, Syaiful Huda, menilai pemeriksaan fisik kendaraan belum optimal. Ia meminta adanya penguatan pemeriksaan teknis agar keselamatan penumpang lebih terjamin.
"Nah sifatnya yang fisik, saya membayangkan ada semacam alatnya gitu Pak Dirjen. Alat yang ngecek untuk semua hal, baik misalnya untuk keamanan rem, bisnya, wipernya, terus ketahanan ban, dan seterusnya,"
Permintaan kepada Direktorat Jenderal
Komisi V meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menjelaskan apakah mekanisme ramp check saat ini sudah sesuai standar. Mereka ingin klarifikasi apakah model pemeriksaan yang berjalan memadai atau perlu penyesuaian.
Apa yang harus diperkuat?
Menurut Komisi V, pemeriksaan teknis perlu lebih komprehensif dan terstandarisasi. Pemeriksaan ini harus meliputi kondisi rem, wiper, ban, dan komponen keselamatan lain secara terukur.
- Pengecekan rem dan sistem pengereman
- Ketahanan dan kondisi ban
- Fungsi lampu dan wiper
- Pemeriksaan struktur bodi dan sistem keselamatan penumpang
Dampak terhadap keselamatan lalu lintas
Komisi V menekankan ramp check yang lebih teknis penting untuk mencegah kecelakaan. Penguatan prosedur dinilai dapat menurunkan risiko kegagalan fungsi kendaraan saat beroperasi.
Dengan temuan ini, Komisi V mendorong perbaikan mekanisme pemeriksaan di berbagai daerah. Langkah tersebut diperlukan agar standar keselamatan transportasi darat meningkat secara nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tak Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Fokus sebagai Menteri Agama
Nasaruddin Umar menolak maju sebagai Ketum PBNU dan memilih fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Agama, m...
Sekolah Rakyat Jadi Strategi Negara Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Pemerintah luncurkan Sekolah Rakyat untuk menjemput anak keluarga miskin, fokus desil 1-2, dengan target 1 j...
Kemendikdasmen Pulihkan Trauma Murid Terdampak Gempa NTT
Kemendikdasmen bersama HIMPSI memberikan dukungan psikososial bagi murid dan guru terdampak gempa NTT untuk...
Kemendikdasmen Pulihkan Trauma Murid Terdampak Gempa di NTT
Kemendikdasmen dan HIMPSI melakukan pendampingan psikososial bagi murid dan guru terdampak gempa NTT untuk m...
Prabowo Tekankan Kedekatan Pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hubungan dekat pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah saat membuka Muk...
Menkeu Evaluasi Bea Cukai Usai Penahanan Pejabat oleh KPK
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan evaluasi tata kelola Bea Cukai dan Pajak setelah penahanan pejabat B...