KKN UGM Asahan: 24 Mahasiswa Diterima Wakil Bupati di Kisaran
KKN UGM Asahan diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan Rianto di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Minggu (21/6). Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada itu akan melaksanakan pengabdian selama 50 hari pertama di sejumlah desa untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menggali potensi lokal.
Serah terima dan sambutan
Prosesi penyambutan dipimpin oleh Wakil Bupati Rianto. Dalam kesempatan itu, Dosen Pembimbing Lapangan Djaka Marwasta menyampaikan permohonan bimbingan kepada pemerintah daerah agar kegiatan berjalan lancar.
"Kami serahkan para mahasiswa ini selama masa pengabdian, mohon dapat dibimbing dan dibantu pelaksanaannya. Kami sangat senang berada di sini, mohon bimbingan serta arahan dari seluruh pihak selama melaksanakan tugas pengabdian ini,"
Komposisi tim dan lokasi penempatan
Tim KKN UGM Asahan berjumlah 24 mahasiswa, terdiri dari 9 laki-laki dan 15 perempuan. Mereka akan ditempatkan di tiga lokasi kerja lapangan.
- Desa Tangga
- Desa Aek Songsongan
- Desa Perkebunan Bandar Pulau
Koordinator mahasiswa, Ridwan Maulana, menyatakan antusiasme tinggi dari anggota tim untuk mulai bekerja dan berinteraksi langsung dengan warga setempat.
Arahan wakil bupati dan dukungan pemerintah
Wakil Bupati Rianto memberi apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada atas penempatan tim KKN-PPM di Asahan. Ia menekankan agar kegiatan tidak sekadar memenuhi kurikulum, tetapi juga menumbuhkan kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat serta melatih kemampuan mahasiswa menghadapi persoalan nyata.
"Wakil bupati apresiasi kegiatan ini, mempererat hubungan mahasiswa-masyarakat dan wujudkan Tri Dharma. Mahasiswa diminta berbagi ilmu, gali potensi lokal, jaga norma budaya, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat,"
Rianto juga meminta camat dan kepala desa memantau serta mendukung kelancaran program agar dampak pengabdian maksimal.
Harapan dan tindak lanjut
Pihak UGM menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan mencatat banyak pejabat di lingkungan Pemkab Asahan adalah alumni UGM. Ke depan, tim diharapkan menyusun program kerja yang jelas, berkoordinasi dengan pemerintah desa, dan mendokumentasikan capaian kegiatan untuk evaluasi.
Catatan: Tim akan fokus pada pemberdayaan masyarakat, pelatihan praktis, dan pemetaan potensi desa selama masa KKN-PPM.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...