Olahraga

Indonesia-Hungaria Perkuat Kerja Sama Olahraga Berkuda Memanah

Bagikan:
Penandatanganan MoU kerja sama berkuda memanah antara FN.PBM Pusat dan Nemethy di KBRI Budapest

FN.PBM Pusat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Nemethy Horseback Archery Sport Association untuk memperkuat kerja sama olahraga berkuda memanah. Penandatanganan berlangsung pada 17 Agustus 2026 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest, Hungaria, dan disaksikan Duta Besar Penny Dewi Herasati serta Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan aspek teknis, pelatihan, dan regulasi olahraga berkuda memanah di Indonesia.

Penandatanganan MoU di Budapest

Prosesi penandatanganan dilakukan antara Ketua Umum FN.PBM Pusat, Triwatty Marciano, dan Ketua Nemethy, Christoph Arpad Nemethy. Acara berlangsung di KBRI Budapest pada 17 Agustus 2026 dan disaksikan oleh perwakilan kedua federasi serta pejabat Indonesia.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut pertemuan kedua organisasi pada IHAA Forum di Maret 2026. Pertemuan sebelumnya membuka jalur komunikasi yang kemudian diformalkan melalui MoU.

Tujuan dan cakupan kerja sama

MoU dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis dan pengembangan atlet. Fokus utama meliputi standar teknik, metodologi latihan, dan regulasi pertandingan.

  • Knowledge Exchange — pertukaran pengetahuan dan metodologi latihan.
  • Athlete Development — peningkatan kapasitas atlet dan pelatih melalui program pelatihan bersama.
  • Cultural Synergy — penguatan hubungan budaya dan tradisi berkuda memanah antara Indonesia dan Hungaria.

Respon pejabat dan makna diplomasi

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyambut positif langkah federasi nasional tersebut. Menurutnya, transformasi organisasi membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas.

“KONI Pusat mengapresiasi langkah yang dilakukan Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah di Hungaria. Kerja sama ini membuktikan bahwa transformasi organisasi Pordasi memang penting sehingga federasi nasional dapat melakukan kerja sama dengan organisasi terkait di luar,”

— Marciano Norman

“Kami berharap kerja sama federasi dapat meningkatkan kualitas olahraga berkuda memanah, mulai dari standar teknis, pelatihan, dan regulasi,”

— Marciano Norman

Duta Besar Penny Dewi Herasati menilai inisiatif ini juga memiliki dimensi budaya dan diplomasi. Menurut Penny, kesamaan akar sejarah berkuda memanah antara kedua negara memberi ruang bagi olahraga sebagai penghubung budaya.

“Berkuda Memanah memiliki akar sejarah dan budaya yang kuat, baik di Indonesia maupun Hungaria. Kesamaan tersebut memberikan ruang bagi olahraga untuk menjadi sarana mempertemukan masyarakat kedua negara sekaligus menjaga warisan tradisi dalam konteks modern,”

— Penny Dewi Herasati

KBRI Budapest menyatakan komitmen menjadi jembatan pendukung program pertukaran dan inisiatif bersama.

Langkah selanjutnya

Para pihak akan memulai program pertukaran pelatih, sesi teknis, dan kegiatan budaya untuk memperkuat kerja sama. Upaya sosialisasi di berbagai negara juga disebut perlu agar berkuda memanah dapat tampil di multievent internasional dan memberi peluang prestasi bagi atlet Indonesia.

MoU ini membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang antara federasi kedua negara dan menempatkan olahraga berkuda memanah sebagai alat pembangunan kapasitas atlet serta diplomasi budaya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait