Ruas Sekitar DPR Diprediksi Padat Saat Pidato Kenegaraan
Ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR RI diprediksi padat pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kepadatan ini berkaitan dengan pelaksanaan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, yang dimulai pagi hari.
Prediksi kepadatan dan himbauan polisi
TMC Polda Metro Jaya menyatakan kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan mempertimbangkan rute alternatif selama kegiatan berlangsung.
Petugas lalu lintas juga mengantisipasi kemungkinan pengalihan arus di sekitar Kompleks Parlemen. Pengendara diminta untuk mengikuti arahan petugas dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Area terdampak
Sejumlah ruas jalan di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, diperkirakan mengalami kepadatan terutama pada pagi hari menjelang acara resmi. Warga dan pengguna jalan di sekitar kawasan Senayan disarankan menyiapkan waktu perjalanan lebih awal untuk mengurangi risiko terjebak macet.
Jadwal sidang dan pidato
Kepadatan ini berkaitan dengan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD yang dijadwalkan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Selain pidato pagi di sidang tahunan, Presiden juga dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR RI.
“Kita akan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden selaku Kepala Negara. Presiden sekaligus menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara,”
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua MPR Ahmad Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, beberapa waktu lalu.
Apa yang perlu dipersiapkan warga
- Atur waktu keberangkatan lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan.
- Pertimbangkan rute alternatif dan gunakan transportasi umum bila memungkinkan.
- Ikuti petunjuk petugas jika terjadi pengalihan arus atau penutupan sementara jalan.
Dengan koordinasi aparat keamanan dan kepatuhan pengguna jalan, diharapkan kegiatan kenegaraan dapat berjalan lancar tanpa gangguan lalu lintas yang berkepanjangan. Masyarakat di sekitar Senayan diminta menyesuaikan rencana perjalanan pada hari tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...