Katering Tiput Bertahan: Tak Kurangi Bumbu Meski Harga Naik
Konsistensi rasa menjadi kunci kelangsungan usaha katering "Tiput 3 Putri 97" di Kabupaten Bone. Pemiliknya, Faradilla, menyatakan pada Rabu, 2 Agustus 2026 bahwa ia tidak mengurangi kualitas bahan maupun takaran bumbu meski harga bahan pokok terus naik.
Kualitas dan komitmen pemilik
Faradilla menegaskan komitmennya menjaga cita rasa dari hari pertama usaha. Ia memandang kestabilan rasa sebagai alasan utama pelanggan kembali memesan.
"Saya tidak pernah ubah rasa atau kurangi bumbu, walaupun harga bahan naik. Itu komitmen saya dari awal,"
Prinsip ini menjadi pondasi bisnis kateringnya untuk bersaing di tengah pasar yang semakin ramai.
Proses pemilihan bahan dan pengolahan
Untuk memastikan kualitas, Faradilla turun langsung ke pasar memilih bahan. Ia menilai kesegaran dan kebersihan bahan sangat menentukan hasil akhir masakan.
"Saya pilih sendiri bahan di pasar, yang penting segar dan berkualitas. Itu sangat berpengaruh ke rasa makanan,"
Selain memilih bahan, ia juga meracik bumbu sendiri agar cita rasa tetap konsisten dan tidak bergantung sepenuhnya pada karyawan.
"Untuk racikan bumbu saya buat sendiri, supaya rasa tetap sama dan tidak berubah dari awal,"
Strategi pemasaran sederhana namun efektif
Dalam pemasaran, Tiput mengandalkan promosi dari mulut ke mulut yang selama ini mendatangkan pelanggan tetap. Selain itu, media sosial dipakai untuk menjangkau konsumen baru.
"Media sosial sangat membantu, saya share di Facebook dan WhatsApp supaya lebih banyak yang tahu,"
Gabungan pendekatan personal dan digital ini membantu usaha tetap berkembang tanpa pengeluaran promosi besar.
Dampak usaha dan prospek ke depan
Dengan menjaga kualitas bahan dan konsistensi racikan bumbu, usaha katering tersebut mampu bertahan dan berkembang meski persaingan ketat. Pendekatan langsung pada kualitas makanan dan layanan personal menciptakan loyalitas pelanggan.
Ke depan, strategi sederhana seperti menjaga bahan baku, meracik bumbu sendiri, dan memanfaatkan platform digital diperkirakan tetap relevan untuk mempertahankan pertumbuhan usaha UMKM serupa.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Whiz Prime Malang Gelar 'Merah Putih Salebration' Sambut HUT RI
Whiz Prime Malang meluncurkan program "Merah Putih Salebration" untuk memeriahkan HUT RI; detail acara dan p...
PGS Solo Tutup Permanen karena Gagal Investasi, Bukan Sepi Pembeli
PGS Solo resmi ditutup 5 Agustus 2026 akibat proses kepailitan investasi internal, bukan karena sepinya peng...
Camilan Indonesia Tembus Arab Saudi, Ekspor Perdana Rp289 Juta
PT Cipta Rasa Food ekspor perdana camilan ke Arab Saudi senilai USD16.045 (Rp288,8 juta), difasilitasi Kemen...
OJK Targetkan Aturan Demutualisasi BEI Berlaku Kuartal III 2026
OJK menargetkan aturan demutualisasi BEI berlaku kuartal III 2026; RPOJK sedang diselesaikan untuk mengatur...
Lautan Luas Gandeng Greenvolt, Transisi Energi Jadi Strategi Bisnis
Lautan Luas dan Greenvolt menandatangani HoA (4 Aug 2026) untuk mempercepat energi bersih; Greenvolt targetk...
Pemerintah Tunda Pemungutan PPh Pasal 22 oleh Marketplace
Pemerintah menunda pemungutan PPh Pasal 22 oleh marketplace hingga 1 November 2026 demi menunggu perbaikan k...