Lokal

Bupati Sergai: Kader Posyandu Edukasi Cegah Stunting dan Nikah Dini

Bagikan:
Bupati Serdang Bedagai membuka Pembinaan Posyandu di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah

Sei Rampah, Sergai — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya meminta kader Posyandu untuk memperluas peran mereka, tidak hanya melayani ibu dan anak tetapi juga aktif memberikan edukasi tentang pencegahan stunting dan pernikahan dini. Permintaan itu disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati, Kamis (8/10).

Peran kader lebih dari sekadar pelayanan

Darma Wijaya menilai kedekatan kader dengan masyarakat menjadi modal penting dalam penyampaian informasi kesehatan. Karena itu, kualitas pelayanan dan kemampuan edukasi kader harus terus ditingkatkan agar manfaat Posyandu lebih terasa.

"Kita harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal. Kader Posyandu bukan hanya bertugas dalam kegiatan Posyandu, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar Darma Wijaya.

Edukasi untuk remaja dan pencegahan stunting

Bupati menekankan pentingnya menyasar anak-anak dan remaja dengan pemahaman tentang kesiapan membangun rumah tangga. Ia mengaitkan kesiapan menikah dengan kemampuan menjadi orang tua dan menjaga kesehatan ibu dan anak.

"Menikah di usia yang matang dapat membantu mempersiapkan keluarga dengan lebih baik, sehingga diharapkan dapat mencegah stunting dan melahirkan generasi yang berkualitas," jelasnya.

Ia juga meminta kader mulai menjangkau kelompok usia muda untuk memberikan pemahaman soal perencanaan masa depan dan pentingnya menunda pernikahan sampai siap secara fisik, mental, dan ekonomi. Tujuannya, kata Bupati, agar angka stunting di Sergai dapat ditekan melalui keluarga yang lebih siap.

Kegiatan dan peserta

Kegiatan Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan itu dihadiri oleh berbagai unsur terkait. Hadir untuk mendukung program adalah pejabat daerah dan tokoh kesehatan setempat.

  • Staf Ahli Bupati, Fitrianti
  • Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sergai, dr. Yohnly Boelian Dachban, M.Kes
  • Ketua Tim Kerja Promkes dan Penmas Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Murni Sari SKM M.KM
  • Para Ketua Tim Pembina Posyandu Desa dan kader Posyandu Desa se-Kabupaten Sergai

Implikasi dan langkah ke depan

Darma Wijaya menyebut kader Posyandu sebagai garda terdepan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan penguatan peran kader, diharapkan program-program pencegahan stunting dan sosialisasi penundaan menikah dapat berjalan lebih efektif.

Penguatan kapasitas kader menjadi kunci agar Posyandu tidak sekadar pemberi layanan, tetapi juga agen perubahan yang mendukung kesehatan masyarakat luas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait