IRT Ditangkap Diduga Pengedar Sabu di Sergai, Barang Bukti 1,1 Gram
Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai — Seorang ibu rumah tangga berinisial YS (50) ditangkap personel Satnarkoba Polres Serdang Bedagai pada Rabu (2/9) sore. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait transaksi narkotika di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Penangkapan dan modus operasi
Polisi menerima informasi dari warga dan melakukan pemantauan intensif di lokasi. Tim Sat Res Narkoba kemudian menyasar YS dan menjalankan strategi penyamaran dengan metode undercover buy, yaitu menyaru sebagai pembeli.
Setelah terjadi kesepakatan transaksi, petugas langsung melakukan penyergapan saat YS menyerahkan paket yang diduga berisi narkotika. Pelaku kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Serdang Bedagai.
Barang bukti dan pengakuan tersangka
Dari YS, polisi mengamankan bungkus plastik klip transparan yang berisikan narkotika jenis sabu dibalut kertas putih dan tisu dengan berat kotor 1,1 gram, serta satu unit ponsel android. Dalam interogasi singkat di lokasi, pelaku mengaku memperoleh barang dari seorang pria berinisial RZ di Tembung.
YS menyebutkan barang itu didapat dari RZ dalam bentuk paket sebanyak lima paket dengan harga Rp200.000 per paket. Dari jumlah tersebut, menurut pengakuan pelaku, tiga paket sudah terjual untuk kebutuhan sehari-hari.
Tindakan hukum dan himbauan polisi
Kasatres Narkoba Polres Sergai AKP Erikson David melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya membenarkan penangkapan dan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, YS dijerat dengan ketentuan pidana terkait peredaran narkotika.
"Atas perbuatan pelaku YS dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 609 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,"
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak sekali-kali terlibat dalam jaringan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan sekitar, segera laporkan ke Polres Sergai atau menghubungi Call Center 110,"
Pelaku dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Serdang Bedagai untuk proses penyelidikan dan penyidikan lanjutan.
Implikasi dan langkah ke depan
Kasus ini mempertegas langkah kepolisian dalam merespons laporan masyarakat dan mengungkap jaringan kecil peredaran narkotika di wilayah kabupaten. Penindakan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap pemasok dan jaringan yang lebih luas, termasuk identitas RZ yang disebutkan oleh tersangka.
Polisi kembali mengajak warga untuk aktif melaporkan setiap indikasi peredaran narkotika agar upaya pencegahan dan penegakan hukum berjalan efektif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Banda Aceh Gelar Survei Akreditasi Puskesmas Kuta Raja
Dinas Kesehatan Banda Aceh menggelar survei akreditasi tiga hari di Puskesmas Kuta Raja untuk mempertahankan...
Sabang Prioritaskan Kesejahteraan dan Pariwisata dalam APBK 2027
Pemerintah Kota Sabang menetapkan prioritas APBK 2027: kesejahteraan warga, penguatan pariwisata, dan perbai...
Aceh Tenggara Deklarasi Damai Sambut Pilkades Serentak
Pemerintah Aceh Tenggara dan Forkopimda menggelar Deklarasi Damai untuk memastikan Pilkades Serentak berjala...
Banda Aceh Lepas Petugas Survei Bantuan Rumah Layak Huni
Wakil Wali Kota Banda Aceh melepas dan menyematkan rompi pada petugas survei bantuan rumah layak huni untuk...
Taput Salurkan Rp434,93 Juta PSSE 2026 kepada 87 KPM
Pemkab Tapanuli Utara salurkan Rp434,93 juta PSSE 2026 kepada 87 KPM untuk modal usaha di sembilan kecamatan...
FUI Sumut Desak Penyelesaian Kasus Nasabah BSI yang Dirugikan
FUI SU Amanar mendesak penyelesaian transparan kasus nasabah BSI LS; laporan sudah teregister di Polda Sumut...