An Se Young Pertahankan Gelar, Christiansen/Boje Juara di Indonesia Open 2026
An Se Young mempertahankan gelar tunggal putri Indonesia Open 2026 di Istora Senayan setelah menaklukkan Akane Yamaguchi dalam dua game langsung, 23-21, 21-12. Pada sektor ganda campuran, Mathias Christiansen dan Alexandra Boje meraih gelar perdana mereka di Istora dengan kemenangan tipis 21-19, 23-21 atas pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi.
An Se Young kembali ke puncak
Pemain peringkat satu dunia itu mengulang kesuksesan sebelumnya di Istora pada 2021 dan 2025. Final ini merupakan ulangan dari final Singapore Open 2026 pekan lalu, yang juga dimenangkan An atas Yamaguchi.
Dengan menjuarai Indonesia Open 2026, An mengukuhkan koleksi gelarnya di tahun ini menjadi lima. Sebelumnya ia merebut gelar di Malaysia Open, India Open, Badminton Asia Championships, dan Singapore Open.
“Menurut saya, permainan hari ini sangat-sangat oke. Kondisi saya juga sangat baik, permainan saya juga berjalan sesuai tempo yang saya inginkan,”
Christiansen/Boje pecah telur di Istora
Di nomor ganda campuran, Christiansen/Boje tampil tenang saat menghadapi tekanan di game kedua. Mereka menang 21-19, 23-21 dan menambah daftar prestasi setelah merebut Singapore Open 2026 pekan lalu.
“Bisa juara di sini terasa seperti mimpi. Istora Senayan kali ini luar biasa, supporter-nya lebih banyak.”
“Kami cinta Indonesia, kami suka bermain di sini. Tadi setelah menang kami menangis karena kami merasa capek, lelah, sudah di Asia satu bulan.”
“Minggu depan kami akan pergi ke Labuan Bajo untuk berlibur,”
Christiansen sempat menjawab pertanyaan wartawan dalam Bahasa Indonesia, menegaskan kedekatan pasangan itu dengan penonton lokal. Boje menambahkan bagaimana mereka menjaga fokus selama rangkaian turnamen yang padat.
“Tentu saja rasanya luar biasa menang di sini di Istora, dan juga (level) 500 serta 750. Saya rasa setelah setiap minggu, kami terus mengatakan satu sama lain untuk lanjut satu minggu lagi, satu minggu lagi, dan tidak saling mengatakan kalau kami lelah atau semacamnya,”
“Kami terus menjaga momentum dan kami sangat percaya satu sama lain di lapangan,”
Dampak dan prospek ke depan
Kemenangan An semakin mengokohkan dominasinya di tunggal putri pada 2026, sementara Christiansen/Boje menunjukkan konsistensi di berbagai level turnamen. Keduanya kini membawa momentum positif jelang jadwal turnamen berikutnya dan periode liburan singkat yang disebutkan pemain.
Berita Terkait
Protes Guru Mengancam Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko
Ribuan guru di Mexico City memblokade jalan dan membakar manekin promosi, menuntut gaji dan pensiun; ancam l...
Christiansen/Boje Juara Indonesia Masters 2026
Mathias Christiansen dan Alexandra Boje juara ganda campuran Indonesia Masters 2026, menang 21-19, 23-21 ata...
An Se Young Juara Indonesia Open 2026, Kalahkan Akane Yamaguchi
An Se Young juarai Indonesia Open 2026 usai kalahkan Akane Yamaguchi 23-21, 21-12 di Istora Senayan pada 7 J...
Viral: Timnas Iran Cium Al-Qur'an Sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Video pemain Timnas Iran mencium Al-Qur'an viral sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026; tim kini pusatkan la...
Polri Gelar E-Sport Kapolri Cup 2026 untuk Pembinaan Generasi Muda
Polri membuka E-Sport Kapolri Cup 2026 di Jakarta untuk membina talenta muda, memperkuat literasi digital, d...
E-Sport Kapolri Cup 2026: Mobile Legends, Cosplay, KOL, Defile
E-Sport Kapolri Cup 2026 digelar berjenjang dari Polres ke Mabes, final Juli 2026. Selain Mobile Legends, ad...