Indonesia-India Teken 15 Kesepakatan Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menandatangani serangkaian kesepakatan untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif antara Indonesia dan India. Penandatanganan terjadi saat pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026. Kesepakatan mencakup politik, keamanan, ekonomi, energi, kesehatan, dan pendidikan.
Politik dan keamanan
Dalam bidang politik, kedua negara sepakat meningkatkan intensitas kunjungan tingkat tinggi dan memperkuat mekanisme konsultasi bilateral. Mereka juga mendorong kerja sama antarlembaga, termasuk think tank dan Parliamentary Friendship Groups yang baru dibentuk.
Soal keamanan, Prabowo dan Modi menegaskan kembali komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme. Kedua pihak akan meningkatkan koordinasi melalui mekanisme India-Indonesia Security Dialogue.
Ekonomi dan perdagangan
Kerja sama ekonomi menjadi fokus utama pertemuan. Kedua negara menyepakati percepatan pembahasan Indonesia–India Trade Agreement dan meninjau ulang implementasi ASEAN–India Trade in Goods Agreement. Pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR juga mendapat perhatian untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan ketahanan sektor keuangan.
Energi, teknologi, dan pertahanan
Di sektor energi, Indonesia dan India sepakat memperkuat ketahanan energi melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Mereka juga akan memperluas pertukaran teknologi dan peningkatan kapasitas di bidang teknologi nuklir.
Kerja sama pertahanan juga mendapat dorongan nyata, termasuk penandatanganan kontrak terkait sistem pertahanan dan kerja sama manufaktur antara perusahaan kedua negara.
Kesehatan dan pendidikan
Kedua negara sepakat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat melalui Implementing Arrangement (IA) on Health Workforce Collaboration. Di sektor pendidikan, mereka mendukung pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) dan Indian Institute of Technology (IIT) di Indonesia.
Daftar dokumen kerja sama
Berikut 15 dokumen yang diteken untuk memperkuat kemitraan kedua negara:
- Protocol Extension of the Memorandum of Understanding on Maritime Safety and Security Cooperation;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Disaster Management;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Minerals and Technologies for the Steel Supply Chain;
- Implementing Arrangement (IA) on Health Workforce Collaboration;
- Letter of Intent for the Conservation and Restoration of Prambanan Temple Complex, Indonesia;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Telecommunications Technologies and Services;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Medical Products Regulation;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Agriculture;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Management and Technology Utilisation in Elections;
- Memorandum of Understanding on Research, Technology, and Innovation Cooperation;
- Contract Signing for BrahMos Missile Defence System between BrahMos and the Ministry of Defence;
- Air-to-Air Missile Cooperation Agreement between Bharat Dynamics and Republikorp;
- Memorandum of Understanding between Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC), Midwest Ltds., and PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS);
- Strategic Joint Venture between Steel Authority of India (SAIL) and PT Krakatau Steel;
- Memorandum of Understanding between Indian Institute of Management Bangalore and PT Intelegensi Grahatama.
Dokumen yang dipertukarkan
Selain penandatanganan, terdapat pertukaran dokumen berupa ekstensi kerangka kerja antara Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia dan Indian Space Research Organisation untuk kerja sama eksplorasi dan pemanfaatan luar angkasa bagi tujuan damai.
"Kunjungan ini merupakan cermin komitmen kedua negara untuk terus memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif melalui kerja sama yang konkret," kata Presiden Prabowo.
"Kita menemukan jalan-jalan penting. Khususnya dalam peningkatan kerja sama di bidang pertahanan, pembangunan, teknologi, budaya, dan juga pendidikan," ujar PM Modi.
Para pemimpin berharap kesepakatan ini segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara dan membuka babak baru hubungan bilateral.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DP...
BGN Uji Sistem Prasmanan MBG di Kelas, Makanan Disajikan Hangat
BGN uji coba penyajian MBG secara prasmanan di kelas sejak 5 Oktober 2026 untuk menjaga makanan hangat dan m...
Airlangga Sebut Keunggulan Maung MV3 Garuda Limousine
Airlangga nilai Maung MV3 Garuda Limousine nyaman dengan kursi reclining, interior mewah, dan teknologi seta...
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026: Tema 'Unique and United' dan Sejarahnya
Hari Cerebral Palsy Sedunia diperingati 6 Oktober 2026 dengan tema Unique and United untuk dorong inklusi da...
MenPPPA Dorong Perlindungan Perempuan dalam RUU Ketenagakerjaan
MenPPPA Arifah Fauzi dorong penguatan perlindungan perempuan dan anak dalam RUU Ketenagakerjaan untuk cegah...
Pendaftar TKA 2026 Naik Hampir 10%, Capai 4,2 Juta
Pendaftar TKA 2026 naik hampir 10% menjadi 4,2 juta; 3,86 juta menyelesaikan pendaftaran. Tes digelar 26 Okt...