DPR Imbau Publik Tak Mudah Terprovokasi Jelang HUT RI
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi terkait isu keamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Pernyataan itu disampaikan Sahroni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Pesan utama: cek fakta dan hindari keresahan
Sahroni menyoroti maraknya informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Ia menyebut isu seperti rencana demonstrasi besar-besaran dan kabar pemasangan pagar di pusat perbelanjaan dapat memicu keresahan publik.
"Kita berharap para pihak lebih menguatkan pada isu-isu yang tidak benar. Dan jangan menakutkan, begitu kan. Dan kita harap negara ini negara yang kuat, dan jangan ada hal-hal yang menakutkan masyarakat,"
Risiko informasi tidak terverifikasi
Menurut Sahroni, informasi yang belum dikonfirmasi berpotensi memperkeruh situasi. Ia mengingatkan bahwa gangguan keamanan dalam skala besar akan berdampak pada seluruh elemen masyarakat.
"Kita harus bersama-sama menguatkan negara ini lebih kuat, dan sayangilah negara kita. Mari kita jaga sama-sama untuk kepentingan rakyat dan Republik Indonesia,"
Status ancaman menurut Komisi I
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono memastikan bahwa hingga kini tidak ada peningkatan ancaman keamanan menjelang HUT ke-81 RI. Ia meminta masyarakat menunggu informasi resmi dari pemerintah dan aparat berwenang.
Imbauan praktis untuk publik
Sahroni mengajak semua pihak mengedepankan penyebaran informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas demi kepentingan bersama dan keamanan perayaan nasional.
Peringatan kemerdekaan yang semakin dekat menuntut kehati-hatian dalam berbagi informasi. Masyarakat diminta tetap tenang, aktif melakukan verifikasi, dan mengandalkan kanal resmi untuk berita terkait keamanan dan kegiatan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...