Hanung: Gagasan Kartini Relevan untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
Sutradara Hanung Bramantyo menilai gagasan R.A. Kartini relevan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan. Pernyataan itu disampaikan saat Pemutaran dan Diskusi Film Kartini versi PBB di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026. Hanung mengatakan perjuangan Kartini tidak hanya tentang kesetaraan, tetapi juga soal kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Gagasan Kartini dan dampak ekonomi
Hanung menekankan surat-surat Kartini menunjukkan perhatian pada kemandirian perempuan. Ia menyatakan Kartini mendorong perempuan untuk berkarya dan mengembangkan keterampilan guna meningkatkan taraf hidup rumah tangga. Menurutnya, nilai tersebut punya dampak luas bagi masyarakat sekitar.
"Yang menarik dari Kartini adalah perjuangannya bukan hanya melahirkan kesetaraan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi perempuan dan masyarakat di sekitarnya,"
Film sebagai pemicu literasi sejarah
Dalam acara yang berbarengan dengan pameran TATAH, Hanung menyebut film dapat menjadi pemicu bagi publik menggali literatur dan sejarah lebih dalam. Ia mendorong integrasi antara film, pameran, perpustakaan, dan ruang budaya untuk memperkuat pemahaman publik tentang pemikiran Kartini.
"Film memberi rangsangan kepada penonton untuk kemudian mencari literatur, membaca buku, atau mempelajari sejarah lebih dalam,"
Pelestarian karakter Jepara
Hanung juga mengajak Pemerintah Kabupaten Jepara mempertahankan karakter kota sebagai bumi Kartini. Ia menilai pelestarian kawasan bersejarah dan identitas budaya lokal penting agar masyarakat dan wisatawan dapat merasakan jejak kehidupan Kartini secara nyata.
"Jadi pembangunan perlu tetap mempertahankan ciri khas lokal. Sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat merasakan jejak kehidupan Kartini secara nyata,"
Respons pemerintah daerah dan pengelola pameran
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menegaskan semangat Kartini menjadi fondasi pembangunan daerah. Ia mengatakan Jepara terus mengembangkan pendidikan, kreativitas masyarakat, dan pelestarian budaya sebagai wujud penerapan nilai Kartini.
"Kartini mengajarkan keberanian untuk terus belajar dan berpikir merdeka. Nilai tersebut menjadi semangat membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat,"
Direktur TATAH, Veronica Rompies, berharap publik melihat Kartini lebih dari simbol emansipasi. Veronica menilai Kartini adalah pemikir besar yang lahirkan gagasan progresif, sehingga warisan intelektualnya perlu diperkenalkan terus-menerus kepada generasi muda melalui berbagai medium.
"Keberanian Kartini dalam melahirkan gagasan-gagasan progresif sejak usia muda merupakan warisan intelektual yang tetap relevan hingga kini,"
Dengan demikian, diskusi dan pemutaran film tersebut menggarisbawahi peran seni dan budaya dalam memperkuat pemahaman sejarah sekaligus mendorong inisiatif ekonomi berbasis komunitas. Ke depan, upaya integrasi antara pelestarian budaya dan program pemberdayaan ekonomi dipandang penting untuk meneruskan warisan Kartini.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Lee Jung-eun dan Kim Moo-yul Bintangi 'The Shooter' di Netflix
Netflix produksi serial action-noir 'The Shooter' yang menampilkan Lee Jung-eun (debut aksi) dan Kim Moo-yul...
HBO Umumkan The Gilded Age Musim 4 Tayang 1 November 2026
HBO jadwalkan The Gilded Age Musim 4 tayang 1 Nov 2026; teaser menonjolkan dunia opera dan konflik kalangan...
Drakor 'The Remarried Empress' Tayang November di Disney+ & Hulu
Serial drama Korea 'The Remarried Empress' akan tayang November di Disney+ dan Hulu, dimulai 4 November deng...
Avengers Endgame: Encore Tayang Lagi di Indonesia 25 Sept 2026
Avengers Endgame: Encore tayang kembali di Indonesia mulai 25 September 2026 dengan perubahan visual dan mat...
Visinema Siapkan Film Kolosal "Perang Jawa", Syuting 2027
Visinema umumkan film kolosal "Perang Jawa" tentang Pangeran Diponegoro; syuting 2027 dan tayang 2028, denga...
Disney Adaptasi 'The Dallergut Dream Department Store' ke Layar Lebar
Disney mengadaptasi novel Korea 'The Dallergut Dream Department Store' menjadi film; Patrick Ness ditunjuk s...