Halida Ungkap Sosok Bung Hatta: Tegas, Santun, Penuh Kasih
Putri Bung Hatta, Halida Hatta, mengenang ayahnya sebagai sosok tegas, santun, dan penuh kasih. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis, 13 Agustus 2026. Halida menekankan bahwa nilai kehidupan diajarkan lewat kebiasaan sederhana sehari-hari. Ia berharap teladan itu tetap relevan bagi generasi muda.
Kedisiplinan dan konsistensi sebagai contoh
Menurut Halida, Bung Hatta menanamkan sikap konsisten antara kata dan perbuatan. Anak-anak diajarkan untuk menjalankan apa yang diucapkan orang tua. Kebiasaan ini membentuk rasa tanggung jawab sejak kecil.
Ayah itu selalu orang yang satu kata dengan perbuatan, jadi kalau mengatakan sesuatu, kami harus menjalankannya juga dalam kehidupan
Kebiasaan membaca dan menulis
Halida menyebut Bung Hatta selalu menekankan pentingnya membaca sebelum menyampaikan gagasan. Ia sering menulis sendiri naskah pidato dan artikel. Anak-anak dapat melihat proses berpikir itu secara langsung.
Kalau membuat pidato atau menulis artikel, ayah memang menulis sendiri, sehingga kami melihat bagaimana gagasan disusun melalui proses membaca
Kebiasaan tersebut, menurut Halida, membentuk penghargaan terhadap tulisan dan kemampuan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
Kasih sayang dalam kehidupan keluarga
Selain kedisiplinan, Halida mengingat suasana keluarga yang penuh cinta dan perhatian. Kasih sayang menjadi fondasi hubungan yang hangat dan saling menghargai di rumah mereka. Nilai ini berjalan bersamaan dengan ajaran kesopanan dan kejujuran.
Nilai yang tertinggal dan relevansinya
Halida menilai pelajaran dari Bung Hatta masih relevan untuk membangun karakter generasi muda Indonesia. Ia mendorong agar keteladanan itu terus dikenalkan melalui cerita keluarga, tulisan, dan kegiatan penguatan nilai.
Nilai yang diajarkan meliputi:
- Kesopanan
- Kejujuran
- Tanggung jawab
- Cinta kasih
Pada akhirnya, sosok Bung Hatta bagi keluarga bukan sekadar kenangan, melainkan juga warisan nilai kehidupan yang kuat. Halida berharap pelajaran tersebut terus hidup dan memberi arah pada generasi berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...