Getsa Zainine Berpeluang Revans atas Maula Saya di Sukoharjo
Getsa Zainine, petenis tuan rumah berusia 15 tahun, berpeluang melakukan revans atas unggulan keenam Maula Saya pada babak perdelapan final tunggal putri yang dijadwalkan Selasa, 2 Juni 2026, di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Kabupaten Sukoharjo. Pertemuan ini menjadi sorotan karena merupakan satu-satunya duel antarwakil tuan rumah di sektor putri.
Pertemuan dan kesiapan Getsa
Getsa, siswi SMPN 1 Bendosari, menyatakan kesiapan mental menghadapi laga berat tersebut. Pekan lalu ia kalah dua set langsung 1-6, 2-6 dari Maula di turnamen lain, namun bertekad memperbaiki performa.
"Aku bermain nothing to lose saja. Sudah sering ketemu Maula di Kejuaraan Nasional dan belum pernah menang darinya. Dia pemain yang bagus dan pintar. Servis dan slicenya bagus," ujar Getsa.
"Ya, pekan lalu, sering banget udah dapet 40 duluan dan enggak bisa ngambil game. Akun malah mati sendiri," tambahnya, menyinggung peluang yang terbuang.
Getsa menegaskan akan memperbaiki kesalahan tersebut dan meningkatkan kualitas permainan di turnamen berskala International Tennis Federation (ITF) ini.
Jadwal dan wakil Indonesia di tunggal putri
Laga Getsa vs Maula menjadi satu-satunya pertemuan internal tuan rumah pada sektor putri. Enam wakil Indonesia lainnya akan menghadapi lawan asing yang lebih diunggulkan.
- Quirina Trea vs Hyeju Kwon
- Lulwa Naswardhani vs Nana Ohkawa (Jepang)
- Calista Rosiana vs Miku Matsuo
- Kaylee Tandjung vs unggulan ketiga Jena Jelena Nicole Diaz
- Aubree Kadir vs unggulan kedua Xinran Yan (Tiongkok)
- Ke-Chieh Hsu (Taiwan) vs Niyati Hiranandani Bhandari (India)
Sektor tunggal putra dan peluang poin
Di sektor putra, Indonesia sudah memastikan enam tiket ke perempat final. Babak perdelapan final akan mempertemukan 12 petenis tuan rumah saling berhadapan.
- Alfaradu Sumirat vs Jordan Faith Suryaatmadja
- Lukman Praditya Nugroho vs Rafael Enrico Pribadi
- Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (unggulan 4) vs Reavan Rio Suryana
- Azka Azzam Al Arsyad vs Muhammad Jafar Harisah
- Joachim Mika Gunawan vs Mochamad Aryasatya D Tarizky
- Rangga Wisnu Kresna Rafansyah (unggulan 8) vs Ahmad Zulfan Dwi Sadewa
Berdasarkan regulasi turnamen, setiap pemenang babak perdelapan final berhak mendapatkan tambahan 5 poin. Saat ini para pemain muda baru mengantongi 2 poin dari kemenangan babak sebelumnya, sehingga kemenangan hari Selasa krusial untuk akumulasi poin dan peringkat.
Implikasi dan prospek ke depan
Kemenangan Getsa atas Maula akan menjadi momentum penting bagi petenis muda tuan rumah dan meningkatkan peluang wakil Indonesia di sektor putri. Sebaliknya, kekalahan akan mengulang pola minggu sebelumnya yang harus segera dievaluasi tim pelatih.
Turnamen berstatus ITF junior ini tetap menjadi arena penting untuk pengembangan pemain muda, memberikan pengalaman menghadapi lawan internasional dan perolehan poin untuk peringkat global.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...