Pemda Apresiasi Geopark Run Series, Dongkrak Pariwisata
Sejumlah pemerintah daerah menyambut positif penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027. Mereka menilai acara ini mampu mempromosikan pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Respons daerah dan target peserta
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi pilihan Ijen Geopark sebagai lokasi pembuka acara. Pemkab menargetkan lebih dari 2.000 peserta untuk gelaran di Banyuwangi.
Pemerintah daerah menyatakan kesiapan melibatkan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan. Harapannya, event ini juga mengangkat nama geopark Indonesia di panggung internasional.
Semoga bisa mempromosikan geopark-geopark yang ada di Indonesia ke kancah internasional
Dampak ekonomi dan citra daerah
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, berharap Geopark Run di wilayahnya dapat berlangsung berkelanjutan. Ia menilai acara ini berpotensi memperkuat citra positif sekaligus membuka eksposur pada keindahan alam Sukabumi yang relatif kurang dikenal.
Di Bukittinggi, Wakil Wali Kota Ibnu Asis menyampaikan Minang Geopark Run telah sukses digelar tujuh kali sejak 2018. Ia mencatat acara itu meningkatkan okupansi hotel dan mendorong sektor kuliner serta UMKM kreatif.
Integrasi olahraga, pariwisata, dan pelestarian
Sekretaris Daerah Belitung, Marzuki, menyebut Geopark Run Series sebagai momentum penting untuk menggabungkan olahraga, promosi wisata, dan pelestarian geologi. Ia menilai semakin banyak event berkualitas akan menguatkan posisi daerah sebagai destinasi sports tourism.
Semakin banyak event berkualitas, akan semakin kuat posisi Belitung sebagai destinasi sports tourism
Jadwal rangkaian acara
Rangkaian Geopark Run Series dimulai di Ijen Geopark pada 23 Agustus 2026. Lokasi penyelenggaraan mencakup Kawasan Ijen Geopark dan Kota Banyuwangi.
Agenda berikutnya adalah Minangkabau Geopark Run pada 25 Oktober 2026 di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. Selanjutnya Ciletuh Geopark Run dijadwalkan pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat.
Penutupan rangkaian rencananya berlangsung di Belitung, yaitu Belitong Geopark Run pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan pelibatan komunitas lokal, penyelenggara berharap Geopark Run Series dapat menjadi kalender tahunan yang meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan perekonomian daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hotspot Kalsel Naik Jadi 44, Helikopter Water Bombing dari Riau Dikerahkan
Hotspot di Kalimantan Selatan naik jadi 44 titik pada 23 Agustus; satu helikopter water bombing dari Riau di...
Indonesia Koordinasi dengan Negara Tetangga Atasi Karhutla Kalimantan
Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan negara tetangga dan menambah 1.500 TNI serta enam helikopter untuk...
DPR: Tangani Karhutla Kalsel Secara Cepat dan Terpadu
DPR minta penanganan karhutla Kalsel cepat dan terpadu untuk cegah risiko kesehatan, dengan tambahan persone...
BULOG Pastikan Stok Beras Aman di NTT untuk Tanggap Darurat
BULOG memastikan stok beras di NTT aman; stok awal 26.336 ton ditambah pasokan 67.446 ton, proyeksi mencapai...
Prabowo Siap Tinjau Lokasi Gempa NTT dalam Waktu Dekat
Presiden Prabowo akan meninjau dampak gempa NTT dalam waktu dekat; pemerintah belum memastikan jadwal kebera...
Istana Bantah Haji Isam Pimpin Pemadaman Karhutla di Kalimantan
Istana bantah Haji Isam jadi koordinator pemadaman karhutla di Kalimantan; pemerintah tunjuk menteri dan pih...