Olahraga

Game 2 Final IBL 2026: Hornbills Coba Paksa Seri Tetap Hidup

Bagikan:
Pelita Jaya vs Bogor Hornbills Game 2 Final IBL 2026 di PJ Arena

Final IBL 2026 berlanjut pada Minggu, 21 Juni 2026 di PJ Arena, Jakarta, ketika Pelita Jaya dan Bogor Hornbills bertemu untuk Game 2. Pelita Jaya memegang keunggulan seri selepas menang di laga pembuka, sedangkan Hornbills datang dengan misi menghindari kekalahan beruntun agar peluang juara tetap hidup.

Final IBL 2026 menegaskan pentingnya pertandingan kedua bagi Bogor Hornbills karena kekalahan kedua akan memperberat peluang kebangkitan. Pelita Jaya ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk mendekat ke gelar juara.

Final IBL 2026 pada Game 1 berakhir dramatis melalui overtime, di mana Pelita Jaya mengalahkan Hornbills 90-87. Pertandingan ketat itu menunjukkan kedua tim punya kemampuan menyerang yang seimbang dan membuka prospek seri yang panjang.

Kronologi dan hasil Game 1

Game 1 dilangsungkan pada Jumat, 19 Juni 2026, dan berakhir dengan keunggulan tipis Pelita Jaya di babak tambahan. Perrin Buford menjadi tumpuan kemenangan tim tuan rumah dengan catatan statistik impresif.

Perrin Buford mencetak 32 poin, 11 rebound, sembilan assist, dua block, dan satu steal. Namun, ia juga mencatat tujuh turnover dari total 15 turnover tim Pelita Jaya.

Analisis Pelita Jaya

Pelatih Pelita Jaya, David Singleton, menilai timnya belum bermain konsisten sepanjang pertandingan. Ia menekankan perbaikan performa untuk mencegah penurunan di laga selanjutnya.

Sepanjang musim, tim kami memiliki kecenderungan untuk bermain bagus di kuarter keempat. Tetapi di Game 1 saya melihat bahwa Pelita Jaya seperti terbagi menjadi dua tim yang berbeda di first half dan second half

Singleton meminta seluruh pemain segera memperbaiki ritme permainan. Tonjolan performa individu seperti Buford dianggap penting, tetapi konsistensi kolektif tetap menjadi fokus utama tim tuan rumah.

Respons Bogor Hornbills

Di pihak lawan, pelatih Cesar Camara Perez memuji usaha pemain meski kecewa dengan hasil akhir. Hornbills mendapat dorongan dari dua pemain kunci yang tampil menonjol di pertandingan pembuka.

Stephaun Branch dan Travin Thibodeaux masing-masing menyumbang 22 poin. Thibodeaux juga menambah 10 rebound dan tujuh assist, sementara Branch memberi dampak lewat lima steal serta kontribusi bertahan lainnya.

Saya rasa Pelita Jaya memang menang, tapi bukan cara yang bagus untuk memenangkan seri yang panjang. Ini Final, tidak bisa mengandalkan salah satu pemain saja. Tentu saja saya kecewa dengan hasilnya, tapi saya bangga dengan cara para pemain saya menjalankan strategi permainan. Inilah yang bisa membuat kami punya peluang menang lebih besar

Proyeksi Game 2

Game 2 di PJ Arena menjadi titik balik untuk kedua tim; Hornbills wajib menang agar seri tidak berat sebelah. Pelita Jaya, di sisi lain, harus memperbaiki inkonsistensi jika ingin menutup seri lebih cepat.

Jika Hornbills mampu mempertahankan intensitas bertahan dan efisiensi penyelesaian serangan dari para pencetak poin utamanya, peluang memperpanjang seri tetap terbuka. Sebaliknya, Pelita Jaya perlu menekan turnover agar dominasi Buford tidak sia-sia.

Dengan modal permainan ketat pada Game 1, duel di Game 2 diprediksi kembali berlangsung sengit dan menentukan arah seri Final IBL 2026.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait