Fikri Target Juara Dunia, Siap Hadapi World Championship India
Muhammad Shohibul Fikri menegaskan target juara dunia saat bersiap berlaga di World Championship di India. Pernyataan itu disampaikan di Pelatnas Cipayung, Rabu 12 Agustus 2026, seiring momentum dua gelar beruntun di Jepang dan China.
Keyakinan usai dua gelar beruntun
Fikri dan pasangan Fajar Alfian datang ke kejuaraan dunia dengan rasa percaya diri tinggi. Dua gelar terakhir menjadi dasar optimisme, namun mereka tetap fokus pada evaluasi teknis dan mental.
Hasil di Jepang dan China membuat kami lebih percaya diri. Tetapi di setiap pertandingan para pemain pasti kembali berlatih dan mengevaluasi kekurangan mereka
Persiapan teknis dan strategi
Tim pelatih intens melakukan analisis video untuk memperbaiki pola permainan. Dari rekaman itu, pelatih menyusun program latihan yang spesifik untuk menutup kelemahan dan memperkuat keunggulan.
Fikri menyatakan perubahan taktik terus berlangsung agar adaptasi terhadap lawan lebih cepat. Mereka berlatih menyesuaikan ritme dan variasi serangan.
Adaptasi kondisi di India dan mental juara
World Championship di India menuntut adaptasi cepat terhadap kondisi lapangan dan lingkungan. Fikri menegaskan tim memilih mengambil sisi positif agar rutinitas tidak terganggu.
Kami tidak boleh lengah menghadapi siapa pun, pemain di bawah jajaran top pun bisa menjadi kuda hitam
Pengalaman kalah di beberapa turnamen sebelumnya, termasuk tersingkir di Indonesia Open, justru menjadi penyemangat untuk mengevaluasi dan bangkit lebih kuat.
Persaingan internal dan target besar
Di level nasional, persaingan ganda putra semakin ketat. Nama-nama seperti Raymond/Joaquin dan Leo/Daniel ikut memacu Fikri dan Fajar agar terus meningkatkan performa.
- Raymond/Joaquin
- Leo/Daniel
Target juara dunia juga dipandang sebagai bagian dari agenda tim nasional. Bagi Fikri, dua gelar terakhir menjadi motivasi, bukan beban, meskipun target tinggi sudah ditetapkan PBSI.
Jangka pendek: fokus ke India
Sebelum memikirkan China Masters dan Asian Games, Fikri memilih fokus penuh pada World Championship. Menurutnya, memadatkan tiga turnamen besar terlalu melelahkan bagi atlet.
Idealnya tiga event besar jangan terlalu berdekatan karena sangat melelahkan bagi atlet
Di luar lapangan
Selain persiapan fisik, Fikri juga mengatur waktu untuk urusan pribadi, termasuk persiapan pernikahan, saat mendapat jeda libur latihan. Ia memanfaatkan waktu libur dua hari untuk mengurus kepentingan tersebut.
Dengan modal performa terbaik dalam kariernya bersama Fajar, Fikri berharap momentum dan fokus latihan membawa mereka meraih gelar di India dan memberi hadiah kemerdekaan Indonesia ke-81 yang menjadi salah satu motivasi tim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Xavi Hernandez Jadi Pelatih Asing Pertama Belanda Sejak 1978
Xavi Hernandez ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda, menjadi pelatih asing pertama sejak 1978 dan me...
Thalita Siap Debut di World Championship 2026, Tantang An Se-young
Thalita Ramadhani siap debut di World Championship 2026 (17-23 Agustus) di India dan berpeluang bertemu An S...
Daniel Marthin Bidik Semifinal China Masters 2026
Daniel Marthin menargetkan semifinal China Masters 2026 usai persiapan di Pelatnas Cipayung; fokus konsisten...
Bali United vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026
Bali United menghadapi Sabah FC di laga pembuka Dewata Challenge Series 2026, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 19...
Arsenal Tawarkan Lewis-Skelly, Darragh MacAnthony Dorong Liverpool Ikut
Arsenal tawarkan Myles Lewis-Skelly ke MU dan Chelsea; pemilik Peterborough mendorong Liverpool ikut bersain...
Cedera Hamstring, Monaco Putus Kontrak Paul Pogba
Monaco berencana memutus kontrak Paul Pogba usai cedera hamstring pada tur pramusim; jika dilepas, ia akan b...