F*Forever Buka Hari Kedua Konser di Jakarta dengan Semarak
F*Forever membuka hari kedua konser reuni mereka di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026, dengan penampilan meriah dan sambutan penonton yang hangat. Empat personel—Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou, dan Ashin—menyuguhkan pembukaan berenergi dan tata panggung megah, lengkap dengan backdancer dan lighting laser.
Pembukaan dan sambutan
Grup memulai penampilan dengan lagu pembuka "Always Be My Bro" dan melanjutkan hingga lagu ketiga dengan stage present yang mencolok. Interaksi antara personel dan penonton berlangsung hangat sejak awal.
"Apa kabar?"
Pertanyaan Vanness Wu disambut riuh oleh penonton. Vic Chou mengaku sudah merasakan energi penonton sebelum naik panggung dan terkejut karena penggemar sudah menyanyi bersama. Jerry Yan menyatakan kerinduannya pada penggemar Jakarta, sementara Ashin berterima kasih atas sambutan hangat.
"Saya berasa panas sebelum naik ke stage, terus saya menggunakan airphone saya ternyata kalian sudah menyanyi bersama-sama. Semoga kalian bisa ikut serta malam ini,"
"Aku sangat merindukan kalian,"
"Terima kasih atas sambutan yang meriah,"
Repertoar dan durasi
Konser berlangsung hampir tiga jam dan menampilkan sekitar 40 lagu legendaris dari katalog mereka. Selain lagu pembuka, penonton juga disuguhkan lagu-lagu ikonis seperti yang berasal dari album Fantasy 4ever (2002).
- Always Be My Bro
- Di Yi Shi Jian
- Meteor Rain
- Ask For More
Lagu "Di Yi Shi Jian" dikenal sebagai nomor bertema persahabatan, sering dianggap sebagai ungkapan dukungan antar sahabat dalam repertoar grup tersebut.
Rangkaian tur dan suasana acara
Konser ini merupakan bagian dari F*Forever 1st World Tour. Di Jakarta, acara digelar selama tiga hari pada 28, 29, dan 30 Mei 2026 di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Senayan. Produksi panggung yang megah dan tata lampu yang intens memperkuat suasana reuni dan nostalgia bagi penonton.
Penampilan pada hari kedua menegaskan keberhasilan tur reuni dalam menghadirkan momen bernostalgia sekaligus pertunjukan skala besar. Untuk hari-hari berikutnya, penonton diharapkan kembali menyaksikan kombinasi lagu klasik dan aransemen panggung yang memanjakan penggemar lama maupun baru.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...
GJLS: Berapi-Api Rilis Trailer dan OST 'Api dan Mimpi'
Trailer dan poster GJLS: Berapi-Api dirilis; Barasuara bawakan OST 'Api dan Mimpi'. Film tayang 5 November 2...
Kenapa Piano Identik dengan Musik Klasik?
Piano melekat pada musik klasik karena sejarah, inovasi Cristofori, dan peran sentralnya sejak abad ke-18 hi...
Menbud Fadli Dorong Film Kepahlawanan Isi Bioskop Indonesia
Menbud Fadli Zon mendorong produksi film kepahlawanan agar mengisi bioskop, memperkuat identitas bangsa, dan...