ETLE Drone Mobile dan SIM Digital Diluncurkan Korlantas 2026
Korlantas Polri meluncurkan SIM Digital dan ETLE Drone Mobile pada Rakernis 2026, Minggu, 24 Mei 2026, sebagai bagian penguatan layanan lalu lintas digital dan pengawasan pelanggaran dari udara. Peluncuran ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan akurasi penindakan di jalan.
Peluncuran SIM Digital
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan bahwa SIM Digital adalah inovasi terbaru dalam pelayanan Korlantas. Sistem ini dirancang untuk memudahkan akses administrasi Surat Izin Mengemudi secara elektronik.
Selain fungsi utama sebagai identitas pengemudi, layanan tersebut juga akan terintegrasi dengan perpanjangan STNK dan pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Integrasi ini diharapkan menyederhanakan proses administrasi bagi masyarakat.
ETLE Drone Mobile dan teknologi pengenalan wajah
Selain SIM Digital, Korlantas memperkenalkan ETLE Drone Mobile yang dilengkapi teknologi pengenalan wajah. Menurut Wakapolri, sistem ini dirancang untuk memantau pelanggaran yang tidak terjangkau oleh ETLE statis.
“ETLE Drone Mobile lebih dinamis menangkap potensi pelanggaran di ruas jalan tertentu. Sistem ini juga memiliki teknologi pengenalan wajah,”
Teknologi penginderaan wajah digunakan untuk meminimalisir kesalahan penindakan saat pemeriksaan kendaraan di lapangan. Verifikasi digital ini diharapkan membuat penegakan hukum lalu lintas lebih akurat dan profesional.
“Untuk menghindari kesalahan penindakan lalu lintas, sistem dapat memverifikasi melalui penginderaan wajah. Ini langkah yang luar biasa,”
Integrasi data dan jangkauan pengawasan
ETLE Drone Mobile dilaporkan terhubung langsung dengan pusat data identifikasi kendaraan nasional. Konektivitas ini memungkinkan penegakan hukum berbasis bukti digital dan mempercepat proses verifikasi di lapangan.
Dengan kemampuan jangkauan yang lebih dinamis, drone dapat menutup celah pemantauan yang kerap terlewat oleh kamera statis. Hal ini penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas di ruas-ruas rawan pelanggaran.
Hadirin dan langkah ke depan
Peluncuran kedua inovasi ini dihadiri pejabat lintas sektor, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Kehadiran mereka menegaskan koordinasi antarlembaga dalam implementasi layanan digital lalu lintas.
Ke depan, sukses implementasi bergantung pada uji coba lapangan, pelatihan personel, dan penguatan infrastruktur data. Jika berjalan lancar, integrasi SIM Digital dan ETLE Drone Mobile berpotensi mengubah tata kelola lalu lintas menjadi lebih modern dan transparan.
Berita Terkait
Sembilan WNI Relawan Sumud Flotilla Tiba, DPR Apresiasi Diplomasi Kemlu
Sembilan relawan dan jurnalis WNI Global Sumud Flotilla tiba di Soekarno-Hatta setelah evakuasi; DPR memuji...
Jelang Kepulangan, Kronologi Penangkapan 9 WNI Global Sumud
Sembilan WNI Global Sumud Flotilla dipulangkan 24 Mei 2026 setelah dibebaskan Israel pada 21 Mei; berikut kr...
Seskab: Pendapatan Pengemudi Online Bisa Naik Jadi 92%
Seskab Teddy sampaikan Gojek berkomitmen tingkatkan bagi hasil pengemudi dari 80% menjadi 92% setelah pertem...
Digital Innovation Awards 2026: Menkomdigi Raih Penghargaan Public Services
Meutya Hafid meraih penghargaan Public Services di Digital Innovation Awards 2026 atas Peraturan Menkomdigi...
Pemerintah Prioritaskan Program Produktif untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden Prabowo menegaskan prioritas program produktif yang menyerap tenaga kerja, saat panen BUBK Kebumen,...
Hari Laut 2026: KLH Pulihkan Ekosistem Pesisir Kepulauan Seribu
KLH gelar aksi pemulihan ekosistem laut di Pulau Pramuka pada 23 Mei 2026, meliputi pembersihan sampah, tran...