Emblem Khusus Hiasi Jersey di Piala Dunia 2026
Emblem khusus kini menghiasi sisi kanan jersey beberapa pemain pada Piala Dunia 2026 untuk menandai status mereka: debut atau penampilan kelima di turnamen paling bergengsi itu.
Emblem "debut" untuk pendatang baru
Ketika Lamine Yamal bermain, suporter akan melihat emblem bertuliskan "debut" di sisi kanan jersey. Yamal, yang berusia 18 tahun, memang menjalani debutnya di Piala Dunia tahun ini.
Aturan ini berlaku untuk semua pemain yang tampil untuk pertama kali di putaran final. Sebagai contoh, sejumlah pemain Inggris—termasuk 18 pemain yang diperkirakan turun melawan Kroasia pada 17 Juni—akan memakai emblem debut saat laga berlangsung.
Emblem untuk pemain berpengalaman
Tanda khusus lain disiapkan untuk pemain yang mencapai tonggak penampilan kelima di Piala Dunia. Emblem ini dibuat untuk menandai pengalaman dan pencapaian istimewa wartawan lapangan hijau.
Beberapa nama yang tercatat memakai emblem jenis ini antara lain:
- Cristiano Ronaldo
- Lionel Messi
- Luka Modrić
- Yuto Nagatomo
- Manuel Neuer
Ronaldo dan Messi bahkan akan menjalani Piala Dunia keenam mereka tahun ini, sehingga emblem penanda kelima menjadi momen penting dalam karier internasional mereka.
Penggunaan dan asal emblem
Emblem semacam ini sebelumnya telah digunakan di MLS 2024 dan beberapa agenda olahraga di Amerika Utara. Kini, format penandaan itu dibawa ke panggung Piala Dunia untuk memperjelas status setiap pemain kepada penonton dan media.
Di lapangan terlihat bahwa pemain dari berbagai negara, termasuk nama-nama seperti Erling Haaland dan Michael Olise, juga mengenakan emblem khusus pada sisi kanan jersey mereka saat turnamen berlangsung.
Makna dan dampak
Penggunaan emblem ini memudahkan suporter dan komentator mengenali apakah pemain sedang menjalani debut atau sudah berulang kali tampil di Piala Dunia. Selain menambah elemen visual pada jersey, emblem juga memberi penghormatan sederhana terhadap perjalanan karier pemain.
Ke depan, inisiatif ini bisa menjadi standar baru dalam nominasi penampilan pemain di turnamen internasional dan memicu diskusi tentang penghargaan simbolis lain yang bisa diaplikasikan dalam sepak bola modern.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Batas Olahraga Melebur: 5 Hybrid Sport yang Unik
Lima hybrid sport menggabungkan elemen catur, tinju, sepak bola, trampolin, dan sepeda untuk menciptakan per...
Sabar/Reza Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Sabar Karyaman dan Moh Reza membuka BWF World Championships 2026 dengan kemenangan 22-20, 14-21, 21-15 atas...
Barcelona Menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026
Barcelona menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026 di Spotify Camp Nou; Abdelkarim dan Raphinha jadi pen...
Lee Kang-in Cetak Gol Debut, Atletico Menang 2-0 atas Malaga
Lee Kang-in mencetak gol debut saat Atletico Madrid menang 2-0 atas Malaga di Metropolitano, membuka LaLiga...
Bodo/Glimt Menang 3-1 di Tandang, Selangkah ke Liga Champions
Bodo/Glimt menang 3-1 atas NEC Nijmegen di leg pertama play-off Liga Champions, membawa mereka selangkah lag...
Celtic Menang 3-0 atas LASK di Play-off Liga Champions
Celtic menang 3-0 atas LASK di leg pertama play-off Liga Champions di Celtic Park lewat gol Nygren dan dua g...